Makna Perintah 'Hajar' dari Ferdy Sambo Diungkap Ahli Bahasa Forensik: Berkaitan dengan Senjata Bharada E

Makna Perintah 'Hajar' dari Ferdy Sambo Diungkap Ahli Bahasa Forensik: Berkaitan dengan Senjata Bharada E
Makna Perintah 'Hajar' dari Ferdy Sambo Diungkap Ahli Bahasa Forensik: Berkaitan dengan Senjata Bharada E

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa kasus penembakkan terhadap Brigadir J yakni Ferdy Sambo masih terus jadi sorotan.

Pasalnya Ferdy Sambo diketahui terus membuat strategi dengan tujuan agar bisa lolos dari jerat pasal 340 pembunuhan berencana.

Salah satu strategi Ferdy Sambo yang paling jadi sorotan guna bisa lolos dari pasal 340 adalah perintah yang disampaikan kepada Richard Eliezer.

Baca Juga: Skenario Terbongkar! Pakar Telematika Curiga CCTV Ferdy Sambo Tanpa Sarung Tangan Direkam Ulang

Di mana Ferdy Sambo merubah keterangannya dengan mengatakan bahwa ia memerintah Richard Eliezer dengan kata “hajar” dan bukan “tembak”.

Atas polemik perintah Ferdy Sambo yang mengatakan “hajar” dan buka “tembak” tersebut, Ahli Bahasa Forensik yakni Subyantoro menuturkan pendapatnya.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada Rabu (28/12/2022), Ahli Bahasa Forensik Subyantoro menelaah dari segi aspek linguistik forensik.

Baca Juga: Terpopuler! Ada Tujuan Khusus Ferdy Sambo Pakai Seragam Dinas saat Eksekusi Yosua, Saksi Ahli Ungkap Hal Ini

“Dari aspek linguistik forensik tentunya pemakaian bahasa itu yang pertama pasti terpilih oleh pelakunya,” jelas Subyantoro.

Menurut Subyantoro kata “hajar” yang disampaikan oleh Ferdy Sambo harus dikaitkan dengan konteks peristiwa saat itu seperti apa.

Mulai dari kepada siapa dia memberi perintah kemudian waktunya dan juga lokasi ia memberi perintah “hajar” tersebut.

Baca Juga: Ferdy Sambo Bakal Dijerat 340! Ahli Pidana Ungkap 3 Hal Ini Sudah Sangat Membuktikan Adanya Rencana Pembunuhan

“FS mengatakan hajar tetapi kalau kita perhatikan kepada siapa dia berbicara, pada Eliezer yang saat itu situasinya tegang, didepannya ada orang yang sedang dihakimi dan Eliezer sedang membawa senjata waktu itu,” jelas Subyantoro.

“Hajar tentunya dikaitkan dengan konteks itu, waktunya sore hari, kemudian tempatnya, dan yang lebih penting lingkungan penggunaan bahasanya,” imbuhnya.

Selain itu, Ahli Bahasa Forensik tersebut juga menejabarkan bahwa kata “hajar” sendiri secara leksikal memiliki 3 arti. 

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Inilah Sosok di Balik Keberanian Richard Eliezer Hadapi Ferdy Sambo di Persidangan

“Lingkungan penggunaan kata hajar itu secara leksikal saja sesungguhnya memiliki makna ada 3, memukuli supaya jera, memukuli sebagai hukuman, memukuli supaya tidak berdaya,” ungkap Subyantoro.

Kemudian terkait lingkungan, Subyantoro menyebut ada dua jenis lingkungan pada saat Ferdy Sambo memberi perintah “hajar” tersebut.

“Ada dua hal, lingkungan TKP pada saat itu yang memang sudah terencana dan lingkungan kepolisia,” jelas Ahli Bahasa Forensik.

 Baca Juga: Dikasus Ferdy Sambo, Ahli Psikologi Forensik Simpulkan Hakim Sampai di Pasal 340: Ini Lo Dia Calon Banditnya

Kemudian jika dikaitkan dengan lingkungan pada saat itu tentu saja kata “hajar” yang disampaikan Ferdy Sambo memiliki kaitan erat dengan senjata yang dipegang oleh Richard Eliezer.

“Kata hajar tentunya memiliki makna kontekstual yang sangat jelas disitu,” jelas Subyantoro.

“Satu sisi ada emosi satu sisi ada yang membawa senjata kecuali kalau yang diperintah tangan kosong saja itu menghajar pasti tidak bisa dimaknai yang lain kecuali memukul gitu ya. Tapi kalau membawa senjata akan jadi lain,” imbuh Ahli Bahasa Forensik tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ahli Bahasa Forensik
# Subyantoro
# Hajar
# perintah
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo
# penembakan

News Update

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.