AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini gempa megathrust santer dibicarkan setelah gempa bumi Cianjur yang membuat banyak bangunan ambruk.
Selain gempa megathrust, sejumlah sesar yang dideteksi aktif juga mulai ramai dibicarakan karena dinilai mengkhawatirkan.
Penyebab gempa bumi Cianjur pada November 2022 yang menelan banyak korban jiwa disebabkan karena pergeseran Sesar Cugenang.
Setelah gempa bumi Cianjur, banyak kekhawatiran soal gempa megathrust atau gempa bumi besar yang disebut akan terjadi di Jawa dan Sumatera.
Pengertian Gempa Megathrust
"Megathrust ada di Samudra Hindia selatan Jawa dan yang menjadi sumber gempa tumbukan lempeng," kata Daryono pada ayojakarta.com.
Untuk diketahui, Indonesia dilewati oleh tiga lempeng besar.
Mulai dari Lempeng Indo Australia yang ada di sisi selatan, Lempeng Pasifik di sebelah timur dan Lempeng Eurasia di sebelah utara.
Baca Juga: Breaking News! Gempa Guncang Bengkulu Pagi Ini, Simak Info Lengkapnya di Sini
Wajib diketahui bahwa ketiga lempeng ini geraknya tak bisa diprediksi, bisa saling gesek, menjauh bahkan bertumbukan.
Jika dua lempeng bertumbukan dengan subduksi, maka akan memiliki kekuatan yang sangat besar hingga menimbulkan gempa megathrust.
Kepala PRTH BRIN Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.
"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Widjo Kongko.
Baca Juga: BRIN: Waspada Potensi Tsunami 34 Meter yang Dipicu Gempa Megathrust di Selatan Pulau Jawa!
Gempa Megathrust Sebabkan Tsunami Dahsyat
Dikutip AyoJakarta dari iris.edu pada Selasa (13/12/2022), gempa bumi megathrust disebut sebagai gempa bumi terkuat di dunia.
Bahkan dapat menghasilkan tsunami melalui struktur yang terlewatkan dengan model yang sederhana.
Patahan batas sesar, deformasi lempeng, sesar yang melebar dan juga tanah longsor bisa jadi penyebabnya.
Disebutkan bahwa gempa megathrust bisa menyebabkan tsunami dahsyat.
Baca Juga: 7 Sesar Aktif di Jawa Barat yang Wajib Diwaspadai Picu Gempa Bumi Besar, Terbaru Sesar Cugenang
Tiga di antaranya adalah tsunami di Jepang pada 2011, di Chili pada 2010 dan di Alaska pada 2014.
Penting untuk diingat, tsunami adalah gelombang yang sangat berbahaya setelah adanya gempa megathrust.
Termasuk gempa megathrust subduksi Sumatera yang terjadi tahun 2004 silam.
Hal tersebut membuktikan bahwa evakuasi cepat untuk zona dengan kemungkinan gempa megathrust wajib ada dalam tanggap darurat bencana.***

Share this article
Berikut ini tiga tsunami dahsyat yang menjadi bukti gempa megathrust merupakan gempa terkuat di dunia.