AYOJAKARTA.COM - Hal mengejutkan datang dari pengakuan terdakwa Kuat Maruf dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J.
Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (5/12/2022), terdakwa Kuat Maruf mengaku dirinya selalu berbohong.
Dikutip ayojakarta.com dari pmjnews.com pada Selasa (6/12/2022), terdakwa Kuat Maruf menjelaskan alasannya berbohong karena perintah terdakwa Ferdy Sambo.
Berdasarkan pengakuan terdakwa Kuat Maruf, dirinya diminta Ferdy Sambo untuk tetap berbohong terkait peristiwa penembakan Brigadir J.
Baca Juga: Konsisten Berbohong, Hakim Sampai Sebut Kesaksian Kuat Maruf yang Jujur Hanya Hal Ini Saja! Apa Itu?
Bermula saat Kuat Maruf diperiksa di Provos Polri yang hanya berlangsung separuh jalan.
Setelah terdakwa Kuat Maruf diperiksa, terdakwa Ferdy Sambo kemudian masuk ke dalam dan menemui sopirnya itu.
Mendengar pernyataan tersebut, hakim kemudian menanyakan kepada terdakwa Kuat Maruf tentang tujuan terdakwa Ferdy Sambo pergi menemuinya.
“Saudara Ferdy Sambo masuk ke dalam mau ngapain ketemu dengan saudara?” tanya hakim.
“Waktu itu yang ditanya kalau nggak salah Om Ricky dulu atau Om Richard dulu saya nggak paham,” jawab Kuat Maruf.
Baca Juga: Momen Richard Eliezer Tertawa Dengar Keterangan Ricky Rizal saat Hakim Menilai Tak Masuk Akal
Terdakwa Ferdy Sambo menanyakan tentang apa saja yang telah diceritakan Kuat Maruf sewaktu diperiksa.
“Lalu setelah itu Pak Sambo bilang ke saya, ‘Wat, kamu tadi cerita apa waktu diperiksa?’. ‘Saya baru cerita yang di Magelang pak, tapi baru separuh’,” lanjutnya.
Mendengar jawaban Kuat Maruf, terdakwa Ferdy Sambo kemudian meminta sopirnya untuk berbohong termasuk perihal keberadaan dirinya saat penembakan.
“Kata Pak Sambo, ‘oh gitu, udah nggak usah Wat. Kamu tadi sebelum saya datang ngapain?’ ‘Saya habis tutup-tutup pintu pak. Abis tutup balkon saya baru ketemu bapak di dapur’,” ujar Kuat Maruf.
“’Sudah kamu bilang aja lagi di balkon ada suara tembakan kamu tiarap jadi kamu ngga tau ada suara tembakan di bawah. Jelas ya’,” ujar Kuat Maruf menirukan perintah Ferdy Sambo.
Baca Juga: Temukan Kejanggalan, Hakim Sindir Kuat Maruf: Kalau Mau Ngarang Cerita Itu yang Tuntas!
Sejak mendapat perintah tersebut, terdakwa Kuat Maruf mengaku dirinya selalu konsisten untuk berbohong tentang peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Mendengar pengakuan terdakwa Kuat Maruf, hakim kali ini mempercayai kesaksiannya.
“Dan berbohong yang konsisten?” cetus hakim.
“Kalau ini saya baru percaya. Kalau ini aku percaya kamu jujur, serius,” sambungnya.***

Share this article
Berikut pengakuan Kuat Maruf pada hakim terkait dirinya yang sering bohong karena perintah Ferdy Sambo.