AYOJAKARTA.COM - Gempa yang mengguncang Cianjur dengan Magnitudo 5.6 beberapa waktu lalu, dikaitkan dengan Sesar Baribis.
Sesar Baribis disebut-sebut menjadi ancaman untuk daerah Jabodetabek, yang terbentang di Selatan Jakarta.
Lalu potensi gempa seperti apakah yang akan dihasilkan dari Sesar Baribis dan bagaimana cara masyarakat untuk mengantisipasi bencana tersebut?
Baca Juga: Waspada! Sesar Baribis Berikan Ancaman Potensi Gempa Besar di Jakarta, Ini Kata Para Ahli
Kini dalam penelitian terbaru, oleh Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Sri Budiantoro dan Tim.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal, Kamis (16/06/2022) menyebut, Sesar Baribis atau jalur patahan di Selatan Jakarta ini merupakan Sesar aktif.
Dan disebut-sebut Sesar Baribis ini akan menyimpan ancaman besar.
Baca Juga: Ancaman Bencana Pasca Gempa, BRIN: Letak Patahan Gempa Cianjur Bergeser dari Sesar Cimandiri
Dilansir AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Harian Kompas pada Selasa (6/1/2/2022), akan dibahas soal potensi Sesar Baribis dan Mitigasinya.
"Yang kami tidak inginkan tapi ada potensi itu malah yang jarang muncul gempanya itu, takutnya sedang mengakumulasi energi ya," ujar Guru Besar ITB.
"Sehingga kalau lepas sekaligus, energinya cukup kuat," tambahnya.
Baca Juga: Sesar Baribis Terus Bergerak, Ancaman Gempa dan Tsunami Besar Belum Bisa Dipresiksi Para Ilmuan
Seperti gempa yang sempat terjadi dekat Cianjur waktu lalu.
Beberapa penelitian seismik, menemukan bahwa dari sebagian Sesar Baribis dalam keadaan aktif.
Yang terbentang mulai dari Banten hingga Jawa Barat, artinya daerah yang dilewati Sesar Baribis ini haruslah waspada.
Baca Juga: Ahli Kegempaan Sebut Sesar Cimandiri Dikenal Paling Aktif dan Sering Timbulkan Gempa, Kok Bisa?
Sejarah mencatat, beberapa waktu silam wilayah Jakarta ke Batavia pernah diguncang gempa.
Bahkan disebutkan akibat dari gempa tersebut dalam kondisi cukup parah.
"Sebenarnya bukan nakut-nakutin, tapi mengajak terus waspada ya, toh kita pun tidak tahu kapan terjadi," Ujar Sri Budiantoro.
"Sehingga ya kewaspadaan, prepareness, persiapan kita harus lebih baik," lanjutnya.
Diperlukan kesadaran juga dalam menghadapi bencana gempa bumi, dan belajar dari gempa Cianjur kemarin.
Untuk mengurangi korban dan kerugian akibat gempa, Ahli Gempa Danny Hilman menjelaskan terkait mitigasi bencana yang diprediksi akan terjadi.
Baca Juga: Apa Itu Sesar Baribis? Pernah Sebabkan Gempa 8 Magnitudo dan Diprediksi Mengancam Jakarta
"Nah yang untuk gempa pun ada 2 macam mitigasinya, yang pertama itu Tata Ruang," ujar Pakar Gempa Danny.
"Artinya, kalau di jalur-jalur gempanya, Sesar aktifnya itu maka dianjurkan tidak ada bangunan," tambahnya.
"Kemudian yang kedua, selain Tata Ruang harus peraturan konstruksi tahan gempanya," lanjut Danny.
Baca Juga: Ternyata Ini Kali Pertama Gempa Berpusat di Tasikmalaya, Aktivitas Sesar Belum Terpetakan!
Sebenarnya, dalam membuat bangunan tinggi seperti tersebut sudah diberikan peraturannya.
Namun untuk bangunan rumah penduduk, peraturan tersebut belum diatur.***

Share this article
Sesar Baribis berpotensi akibatkan gempa di daerah Jabodetabek, berikut ini cara mitigasi dengan cara Tata Ruang dan konstruksi tahan gempa.