Kronik di Koalisi Perubahan, Benarkah Surat Anies Baswedan Disikapi Partai Demokrat sebagai Akar Kesepakatan?

Sejak duet Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar dideklarasikan, Partai Demokrat menarik dukungan dari Koalisi Perubahan.
Sejak duet Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar dideklarasikan, Partai Demokrat menarik dukungan dari Koalisi Perubahan.

AYOJAKARTA.COM – Sejak duet Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar dideklarasikan, Partai Demokrat menarik dukungan dari Koalisi Perubahan.

Meski Partai Demokrat telah memberi ucapan selamat kepada pasangan Anies Baswedan dengan Cak Imin, namun keputusan Demokrat untuk pergi sudah cukup kuat.

Dalam pernyataan resmi, Partai Demokrat menyebut alasan dibalik pengunduran dirinya dari barisan pendukung Anies Baswedan karena tidak adanya kejujuran.

Selain dinilai tidak jujur, alasan Partai Demokrat hengkang dari koalisi perubahan juga karena menganggap Anies Baswedan mengingkari kesepakatan.

“Bukan karena Ketumnya tidak menjadi Cawapres, tapi karena perjuangan Demokrat telah dilukai oleh mereka yang tidak jujur serta melanggar komitmen dan kesepakatan,”

Sehubungan dengan pernyataan AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat, Anies memberikan tanggapan.

Baca Juga: Pernyataan Anies Baswedan di Mata Najwa ada Unsur Kebohongan, Demokrat: Ini Pelanggaran Fatal

Menurut Anies, dalam proses untuk menentukan pasangan cawapres, tidak pernah ada komitmen dan kesepakatan.

Karenanya Anies justru mempertanyakan maksud dari komitmen serta kesepakatan yang kini menjadi bahan percakapan serta opini.

“Justru bertanya, komitmen dan kesepakatan apa? Ini tidak akan pernah berhenti, kata A lawan kata B, ini tidak akan pernah selesai,” jelas Anies.

Anies menambahkan, dalam proses penentuan cawapres terdapat lima butir kesepakatan dimana salah satunya capres bertugas untuk memilih pasangan.

“Di bulan Juni, kami sudah pada kesimpulan dari semua opsi yang kita coba, yang tersedia adalah Mas AHY,” ungkapnya.

Dari pilihan yang kemudian disampaikan Anies kepada para petinggi partai pendukung koalisi perubahan, sejumlah tanggapan bermunculan.

Meski pilihan nama telah dikantongi, namun masing-masing partai pendukung koalisi masih belum mampu menentukan waktu yang tepat untuk mendeklarasikan.

Partai Demokrat memandang harus segera diputuskan, bahkan SBY selaku Ketua Majelis Partai Demokrat memberi semacam tenggat sebelum tanggal 3 September.

Sementara Pihak Nasdem berpandangan perlu menahan diri hingga menjelang pendaftaran karena masih ada peluang mendapatkan cawapres.

Baca Juga: Minta Diperiksa Pada 7 September, Cak Imin Surati KPK

“PKS punya pandangan serupa dengan Demokrat, perlu lebih awal, tapi tidak menentukan harus tanggal berapa,” imbuh Anies.

Meski demikian, Anies menjelaskan bahwa PKS berharap untuk segera diumumkan agar rentang waktu persiapan menghadapi Pemilu menjadi lebih panjang.

Saat suhu di koalisi perubahan kian meningkat, Anies membuat surat berisi pinangan kepada AHY untuk mempertegas nama yang pada bulan Juni telah diketahui bersama.

“Kalau ini adalah sebuah proses kesepakatan, pasti disiapkan dengan mesin ketik atau komputer, surat itu hanya sebagai pengganti, bukan dokumentasi,” pungkasnya dikutip Ayojakarta pada Rabu, 6 September 2023, dari kanal Youtube Metro TV.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Surat
# Anies Baswedan
# Partai Demokrat

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.