Guyonan 'Bid'ah' Menag Yaqut Dinilai Sentil Pasangan Anies-Muhaimin Iskandar, Cak Imin Beri Respon Begini

Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai guyonan Menag Yaqut Qoumas tidak memiliki substansi sehingga tidak perlu ditanggapi.
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai guyonan Menag Yaqut Qoumas tidak memiliki substansi sehingga tidak perlu ditanggapi.

AYOJAKARTA.COM – Sejak pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendeklarasikan diri, julukan Amin mulai melekat pada kedua paslon tersebut.

Dipilihnya istilah Amin yang merujuk pada pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan – Cak Imin jelas bukan tanpa sebab.

Salah satu alasan para pendukung Anies Baswedan – Cak Imin memilih akronim Amin tidak lain untuk menyingkat duet Anies-Muhaimin.

Di tengah tensi politik yang mulai kian menghangat, istilah Amin mendadak viral usai Menteri Agama (Menag) Yaqut Qoumas membuat guyonan dalam sebuah acara pelatihan di Surabaya.

Baca Juga: Sat Set Gerak Cepat, Tim Pemenangan Anies Baswedan-Cak Imin Siap Daftar ke KPU

Saat itu Menag Yaqut Qoumas tengah menyoal nama salah satu pegawai di Kemenag yang merupakan Kepala Balitbang, Profesor Amin Suyitno.

Dalam guyonannya, Menag Yaqut Qoumas menyebut tidak akan memilih Amin karena hal tersebut merupakan perkara bid'ah.

Istilah bid'ah sendiri merupakan suatu bentuk perbuatan yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah maupun Sahabat, namun dianggap sebagai ajaran.

Penyebutan akronim Amin yang memiliki makna ganda tersebut kemudian melahirkan polemik di kalangan publik.

Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Anjlok setelah Gandeng Cak Imin, Efek Demokrat Hengkang?

Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan Menag memanfaatkan nama koleganya untuk menyindir dan menyentil pasangan Anies-Muhaimin.

Digunakannya istilah bid'ah, menurut Abdul Kohar yang merupakan Dewan Redaksi Media Group memiliki potensi memperkeruh.

“Asal mula dari pengkotakan umat itu, boleh jadi karena terminologi bid'ah, kalau dibawa ke politik bisa jadi sumbu pemecah belah,” ungkap Kohar, dikutip dari siaran MetroTV, Jumat, 15 September 2023.

Sebelumnya, Menag juga sempat menjadi sorotan publik usai mengajak masyarakat agar tidak memilih capres-cawapres yang melakukan politik identitas.

Baca Juga: Partai Nasdem Bongkar Alasan Anies Baswedan Dipasangkan dengan Cak Imin, Sebut Bisa Mengisi Ini

Pernyataan Menag ketika itu dinilai publik memiliki tendensi politik, terlebih karena masih melekatnya stigma yang dimiliki Anies dari para lawan politiknya.

Faktanya, ketika Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sempat menerima Harmony Award dari Kementerian Agama.

Harmony Award dari Kementerian yang kini dipimpin Yaqut merupakan bukti prestasi dan keberhasilan bagi kepala daerah dalam menjaga pluralitas dan kebebasan beragama.

Atas pernyataan dan guyonannya, Menag Yaqut dinilai telah melanggar kapasitas sebagai pejabat publik yang seharusnya bersikap non partisan.

Baca Juga: Senam Bareng Warga Palembang Anies Baswedan Sebut Diusung PKS Sehat, Kode Koalisi Makin Lengket?

Guyonan Menag Yaqut juga dinilai berlebihan karena disampaikan ke publik, terlebih pada situasi menjelang kontestasi Pemilu 2024.

Adanya guyonan dari Kemenag tersebut, bacawapres Muhaimin Iskandar justru menilai hal tersebut tidak memiliki substansi sehingga tidak perlu ditanggapi.

“Apa perlu ditanggapi? Nggak ada substansinya, sehingga tidak perlu ditanggapi,” ujar Cak Imin.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yaqut Qoumas
# Cak Imin
# muhaimin iskandar
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.