AYOJAKARTA.COM – Penggunaan materai elektronik atau e-materai pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2023 kini sudah diwajibkan.
Maka dari itu, para calon pendaftar CPNS 2023 wajib mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan saat pembubuhan e-materai di dokumen persyaratan.
Sebab, penggunaan e-materai yang salah dapat mengakibatkan pelamar CPNS 2023 gagal di Seleksi Administrasi.
Jika sudah gagal di Seleksi Administrasi, maka pelamar CPNS tidak akan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam pembubuhan e-materai di dokumen persyaratan CPNS.
Salah satunya adalah tidak boleh menggunakan satu e-materai untuk beberapa dokumen sekaligus.
Selain itu, posisi saat meletakkan e-materai pada dokumen persyaratan juga tidak boleh salah.
Berikut adalah hal yang harus diperhatikan saat pembubuhan e-materai CPNS 2023 yang dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @aymangayu, Kamis, 28 September 2023.
Baca Juga: Mengenal Jenis Golongan CPNS Berdasarkan Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Hasil Seleksi
Hal yang Harus Dilakukan
· Letakkan e-materai di sebelah tanda tangan dan jangan ditumpuk.
· Gunakan e-materai resmi.
· Tempel e-materai di akhir proses. Alur proses dokumen adalah Tanda Tangan > e-materai.
· Pastikan ukuran dokumen kurang dari 900 kb sebelum dibubuhi e-materai.
· Cek validasi dokumen e-materai pada https://verification.peruri.co.id.
Baca Juga: 3.905 Pelamar CPNS Termasuk TMS, Perhatikan Hal Ini agar Kamu Tidak Menjadi yang Berikutnya
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan
· Jangan unggah file lebih dari 900 kb.
· Jangan mengubah atau kompres dokumen yang sudah dibubuhi e-materai.
· Jangan berbagi akun e-materai dengan orang lain.
· Jangan unggah menggunakan ponsel saat pembubuhan e-materai.
· Jangan bubuhkan satu e-materai untuk beberapa dokumen.
Demikian informasi mengenai hal yang harus diperhatikan saat pembubuhan e-materai CPNS 2023.***

Share this article
Penggunaan e-materai yang salah dapat mengakibatkan pelamar CPNS 2023 gagal di Seleksi Administrasi.