AYOJAKARTA.COM – Anak anggota PKB sekaligus DPR Edward Tannur, saat ini sedang terseret kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Sera Afrianti (29).
Dikabarkan bahwa sebelumnya DSA diduga tewas akibat penganiayaan mulai dari dipukul, ditendang hingga dilindas mobil.
Berdasarkan keterangan dari kuasa hukum korban, Dimas Yemahura, ia menyampaikan bahwa pelaku merupakan pacar DSA yang berinisial GRT (31).
Lebih lanjut, Dimas Yemahura menyampaikan bawah DSA mendapat penganiayaan di salah satu room Blackhole KTV.
Dikutip ayojakarta.com dari Suara.com pada Jumat (6/10/2023), GRT diduga anak dari anggota DPR RI Edward Tannur.
DSA dan GRT mengalami cekcok yang kemudian keduanya pergi menuju parkiran.
Di lokasi tersebut, GRT sebagai terduga pelaku melakukan aksi penganiayaan tersebut hingga korban tewas.
Mengetahui anak dari salah satu anggotanya sedang terseret sebuah kasus, Ketua DPP PKB Daniel Johan, menyampaikan bahwa hal ini sedang dibahas dan ia meminta Edward Tannur untuk bertanggung jawab kepada keluarga korban.
"Sedang dibahas, tapi kita minta ikut bertanggung jawab dan menunjukkan empati dan perhatian sedalamnya kepada keluarga korban," kata Daniel Johan.
Baca Juga: Isu Duet Prabowo-Yusril Mencuat, Potensi Raup Suara di Sumatera Semakin Terbuka
Daniel Johan mengatakan belum tahu pasti terkait siapa pelaku penganiayaan tersebut.
"Saya belum tahu pastinya, biar nanti pihak terkait yang umumkan," ujar Daniel Johan.
Namun jika memang benar pelakunya merupakan anak dari Edward Tannur selaku anggotanya, maka ia menyampaikan bahwa PKB dan Cak Imin berdiri di pihak korban.
"Cak Imin dan PKB pasti berdiri di pihak korban. Tidak ada tindakan kekerasan apalagi pembunuhan yang bisa dibenarkan, terlebih lagi kepada perempuan. Semoga Andini mendapat tempat terbaik di sisi Allah Tuhan YME. Amin," ucap Daniel Johan.
Hingga saat ini, Polrestabes Surabaya belum menetapkan tersangka kasus pembunuhan terhadap DSA (29).***

Share this article
Berikut ini respons PKB terkait anggotanya Edward Tannur yang anaknya diduga terlibat kasus pembunuhan di Surabaya.