Deretan Fakta Kematian Dini yang Dianiaya GR, Tersangka Anak Anggota DPR dan Dijerat Pasal Berlapis

Kapolresta Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, menetapkan Gregorius Ronald Tannur sebagai tersangka penganiayaan yang mengakibatkan Dini Sera Afrianti meninggal dunia.
Kapolresta Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, menetapkan Gregorius Ronald Tannur sebagai tersangka penganiayaan yang mengakibatkan Dini Sera Afrianti meninggal dunia.

AYOJAKARTA.COM - Penganiayaan yang dilakukan anak anggota DPR RI bernama Gregorius Ronald Tannur (GR) yang berusia 31 tahun dan menewaskan kekasihnya Dini Sera Afrianti alias Andini yang berusia 29 tahun kini masih hangat menjadi perbincangan publik.

Pasalnya kasus penganiayaan Gregorius Ronald Tannur terhadap kekasihnya Dini membuka banyak fakta di mana ia menganiaya pacarnya itu dengan keji dan biadab.

Dini yang merupakan seorang janda beranak satu meninggal dunia setelah dianiaya GR saat keduanya mendatangi sebuah tempat karaoke pada Rabu (4/10/2023).

Dari hasil penyidikan pihak kepolisian, GR kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan terkuak beberapa fakta atas kejadian penganiyaan tersebut.

Berikut fakta terkait kasus penganiayaan yang dilakukan GR kepada Dini dirangkum ayojakarta.com dari berbagai sumber, Sabtu (7/10/2023).

Baca Juga: Hotman Paris Masih Tunggu Kabar Keluarga Korban Penganiayaan Sadis oleh Anak Anggota DPR

1. Tersangka Anak Seorang Anggota DPR RI

Kasus ini rupanya membuka fakta bahwa tersangka GR merupakan seorang anak anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Edward Tannur.

2. Dianiaya Mulai dari Room hingga Parkiran Mobil

Dini yang saat itu diajak GR ke tempat karaoke Blackhole KTV justru berakhir dengan dianiaya sejak berada di dalam ruang karaoke hingga parkiran mobil.

Dikatakan oleh Dimas Yemahura selaku kuasa hukum keluarga Dini, korban dianiaya dengan keji mulai dari ditendang hingga dipukul.

Penganiayaan justru semakin menjadi saat keduanya berada di parkiran mobil hingga menyebabkan Dini terkapar lemas tak berdaya.

Baca Juga: Ngeri! Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Undurkan Diri, Kini Beredar Foto Ketua KPK dan Terduga Korupsi

3. Dini Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Bukannya merasa iba, GR justru membawa Dini ke apartemennya di kawasan Puncak Indah Babatan, Wiyung Surabaya menggunakan mobil.

Kejamnya, Dini bukannya dimasukkan ke dalam kursi penumpang melainkan dimasukkan GR ke dalam bagasi mobil.

Kondisi Dini justru semakin parah dan sangat memprihatinkan.

Baca Juga: Ronald Tannur, Anak Anggota DPR yang Diduga Terlibat Kasus Kematian Pacarnya, Ini Dia Profilnya

4. Rekam Dini yang Terkapar dan Tertawa

Saat dibawa ke apartemen, Dini yang telah dikeluarkan dari dalam bagasi terkapar tak berdaya di lantai parkiran.

Melihat ada seorang wanita dengan kondisi demikian, datanglah tiga orang sekuriti dari apartemen GR dan menanyakan kepada GR apakah dia mengenal wanita tersebut.

Bak iblis tak berperasaan, GR justru mengaku tidak mengenal Dini dan malah merekam kejadian tersebut sambil tertawa.

Menurut Dimas Yemahura, saat itu GR pura-pura datang dan menghampiri ketika sekuriti itu sedang memeriksa Dini.

Bukannya menolong, dia malah merekam kejadian tersebut.

Baca Juga: Hotman Paris Sigap Tunggu Keluarga Dini, Korban Penganiayaan Ronald Tannur hingga Tewas

5. Dilindas dengan Mobil

Dimas Yemahura juga menyebut saat korban tergeletak sempat nyaris ditinggal oleh pelaku dan teman-temannya.

Hal tersebut sengaja dilakukan untuk melindas korban dengan ban mobil.

Hal ini diketahui berdasarkan luka memar bekas ban di tangan korban.

Baca Juga: Tragis! Kekasih Anak Anggota DPR Edward Tannur Dianiaya dan Dihantam Mobil hingga Meninggal

6. GR Sempat Membawa Dini ke Rumah Sakit

Melihat kondisi Dini, GR diketahui sempat membawa kekasihnya itu ke Rumah Sakit National Hospitals.

Sayangnya nyawa Dini tak bisa diselamatkan dan disebut pihak rumah sakit bahwa korban telah meninggal sekitar 30-45 menit sebelum dibawa ke rumah sakit.

Dengan kata lain, Dini sebenarnya sudah dalam kondisi tewas ketika berada di apartemen GR.

Baca Juga: Anak Anggota DPR RI Resmi Jadi Tersangka, Diduga Sebabkan Kekasihnya Tewas

7. Kirim VN (Voice Note) Mencekam ke Teman

Fakta lain yang diungkap kuasa hukum korban adalah bahwa Dini sempat mengirimkan VN kepada temannya.

Saat itu Dini mengirimkan pesan suara dalam keadaan menangis dan berkata sedang dihajar GR.

"Sebelum yang bersangkutan (Dini) mengalami fase kritis atau tidak sadarkan diri, korban ini mengirimkan voice note ke temannya sedang dihajar oleh si R, sambil menangis-nangis," ujar Dimas Yemahura dikutip ayojakarta.com dari Suara.com, Sabtu (7/10/2023).

Namun untuk bukti VN tersebut, pihaknya belum mau mempublikasikan dan hanya akan dibuka pada persidangan atau proses hukum yang lebih serius.

Baca Juga: Respons PKB Terkait Anggotanya Edward Tannur yang Anaknya Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan di Surabaya

8. Berkali-kali Alami Kekerasan Fisik

Dini rupanya telah mengalami kekerasan fisik secara berkali-kali oleh GR selama lima bulan terakhir keduanya menjalin hubungan.

Bahkan yang paling parah adalah saat Dini mengirimkan rekaman VN tersebut kepada temannya sambil menangis dan kesakitan.

Keluarga pun mengetahuinya karena melihat kondisi badan Dini yang penuh dengan luka memar.

9. Dimakamkan di Kampung Halaman

Jenazah Dini akan dimakamkan di kampung halamannya yaitu di Desa Babakan, Kecamatan Cisaat tepatnya di TPU Babakan.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Satu-satunya Cara untuk Bebaskan Jessica Wongso, Ini yang Harus Dilakukan

10. GR Dijerat dengan Dua Pasal

Dari hasil penyidikan, GR akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan dua pasal sekaligus.

Yakni dengan sangkaan Pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Itulah sederet fakta kasus penganiayaan Dini oleh GR anak dari anggota Komisi IV DPR RI.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# GR
# Edward Tannur
# Gregorius Ronald Tannur
# Dimas Yemahura
# Dini Sera Afrianti
# Kematian
# DPR
# penganiayaan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.