AYOJAKARTA.COM – Kasus kematian Wayan Mirna Salihin akibat kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso hingga kini masih ramai diperbincangkan.
Pasalnya, usai film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso rilis banyak netizen yang menilai ada kejanggalan dari kasus kematian Wayan Mirna Salihin.
Kasus yang sudah selesai 7 tahun lalu itu kini mendapatkan perhatian dari banyak pihak, salah satunya adalah Kamaruddin Simanjuntak.
Nama Kamaruddin Simanjutak belakangan ini disebut karena banyak netizen yang berharap sosok yang pernah menangani kasus pembunuhan Brigadir J itu turut membantu Jessica Wongso.
Baca Juga: Cerita Reza Indragiri Diberi Sejumlah Uang dalam Kasus Jessica Wongso
Ini karena, banyak masyarakat yang menilai Jessica sama sekali tidak bersalah atas kematian Mirna Salihin.
Mengenai hal tersebut, Kamaruddin Simanjuntak pun mengaku dirinya mau membantu apabila Jessica menyerahkan masalahnya kepadanya.
“Kalau si Jessica datang ke saya, saya bersedia menolong dia, itu komitmen saya. Saya bersedia kalau memang dia menyerahkan masalahnya ke saya,” kata Kamaruddin dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat, 13 Oktober 2023.
Kamaruddin berpendapat bahwa tidak ada hal ilmiah yang bisa menjerat Jessica hingga mendekam di balik jeruji besi.
Ia pun menyinggung salah satu yang menurutnya janggal, yakni minimnya saksi yang melihat Jessica menggunakan racun untuk membunuh Mirna Salihin.
“Kalau saya ya, dari segi ilmiah tidak ada hal yang bisa menjerat Jessica. Misalnya tidak ada saksi yang melihat dia memakai atau memasukkan racun,” ujarnya.
Kamaruddin menilai majelis hakim dan jaksa terlalu terburu-buru dalam menangani kasus kematian Mirna Salihin.
Ia menilai hasil autopsi Mirna Salihin sangat diperlukan untuk memastikan apakah Jessica benar meracun sahabatnya atau tidak.
Baca Juga: Roy Suryo Analisis Video Jessica Wongso Masukan ‘Sesuatu’ ke Kopi Mirna Salihin: Itu Asli
Kamaruddin tidak menutup kemungkinan kematian Mirna Salihin bisa saja didalangi oleh orang terdekat selain Jessica.
“Jelas terburu-buru. Menurut saya majelis hakim itu terlalu berani dan jaksa juga terlalu berani. Jadi autopsi itu sangat perlu untuk memastikan apakah Jessica itu meracun atau tidak dan belum tentu juga Jessica pelakunya, bisa saja keluarga dekat yang lain,” ungkapnya.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak mengaku dirinya mau membantu apabila Jessica Wongso menyerahkan masalahnya kepadanya.