AYOJAKARTA.COM - Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, bertekad untuk melanjutkan program yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo.
Selain dinilai sangat bermanfaat dan membawa hasil, duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming juga akan menjadikan Indonesia lebih kuat di masa mendatang.
Dengan berbekal semangat kemajuan dan komitmen tinggi, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming bertekad membawa bangsa Indonesia menjadi negara teratas.
Baca Juga: Ingin Prioritaskan Kesejahteraan Guru, Prabowo Subianto: Kita Mampu, Uangnya Ada
“Untuk itu, kami siap memberi segalanya untuk mewujudkan cita-cita negara dan bangsa,” ujar Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat menghadiri perayaan ulang tahun Partai Golkar ke-59 di Jakarta.
Dalam pidato sambutannya, Prabowo juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Presiden Joko Widodo atas kesempatan bergabung di kabinet.
Baca Juga: Gerindra Yakin Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Bisa Kalahkan Anies Baswedan di Jakarta!
Meski kalah sebanyak dua kali dalam kontestasi Pilpres, masuknya Prabowo ke kabinet dinilai sebagai bukti kenegarawanan Joko Widodo.
“Terimakasih bapak mengajak saya, saya saksi bahwa bapak berjuang sepenuhnya untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” imbuh Prabowo.
Kendati banyak mendapat penilaian telah mengalami perubahan, Prabowo menyebut perubahan diperlukan karena keterpaksaan.
Baca Juga: Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD Berpeluang Salip Prabowo-Gibran
“Banyak yang mengatakan Prabowo sekarang sudah berubah, bagaimana tidak berubah, dua kali dikalahkan ya terpaksa berubah,” seloroh Prabowo disambut tawa.
Sikap yang ditunjukkan Joko Widodo, menurut Prabowo merupakan salah satu bentuk aktualisasi dari ajaran Sunan Kalijaga, menang tanpo ngasorake.
Karenanya sebagai figur yang mengaku belajar banyak dari Joko Widodo, Prabowo berjanji akan melakukan hal senada jika mendapat mandat dari rakyat.
“Sayapun ingin meniru langkah Bapak, akan mengajak semua unsur untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.
Sebelumnya dalam pidato sambutan yang disampaikan saat perayaan hari jadi Golkar, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan sejumlah hal terkait bonus demografi.
Baca Juga: PDI-P Persilahkan Bobby Kembalikan KTA Jika Mendukung Prabowo-Gibran: Tak Boleh Main Dua Kaki
Pada tahun 2030 mendatang, jumlah penduduk Indonesia akan didominasi oleh kaum muda yang merupakan usia produktif.
Dengan tingkat persentase mencapai hingga sebesar 68 persen, maka peluang tersebut perlu disikapi secara cermat karena hanya sekali terjadi di sebuah peradaban.
Terkait dengan tahun Pemilu, Presiden Joko Widodo berharap agar setiap peserta memiliki pandangan sama mengenai makna kontestasi.
Baca Juga: Bobby Nasution Jurkam Ganjar-Mahfud, Blak-blakan Dukung Prabowo-Gibran, Akan Ada Sanksi?
Kompetisi politik serta keinginan untuk menang, menurut Presiden Joko Widodo adalah sebuah hal wajar sehingga tidak perlu disikapi secara berlebihan.
Karena itu, untuk membangun demokrasi yang solutif diperlukan sikap yang tidak dramatis atau menyerupai sinetron.
“Mestinya pertarungan ide, gagasan, bukan pertarungan perasaan,” pesan Presiden seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 6 November 2023 dari Kompas TV. ***

Share this article
Prabowo Subianto berjanji akan siap memberi segalanya untuk mewujudkan cita-cita negara dan bangsa jika menang Pilpres 2024.