Alasan Kenapa Firli Bahuri Terlalu Licin Dibui, Sudah Terindikasi Melanggar Kewajiban Sejak jadi Deputi

Alasan Kenapa Firli Bahuri Terlalu Licin Dibui, Sudah Terindikasi Melanggar Kewajiban Sejak jadi Deputi
Alasan Kenapa Firli Bahuri Terlalu Licin Dibui, Sudah Terindikasi Melanggar Kewajiban Sejak jadi Deputi

AYOJAKARTA.COM -- Pasca Ketua KPK non aktif Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka, sorotan masyarakat terhadap lembaga anti rasuah kian bertambah.

Dugaan keterlibatan Firli Bahuri dalam kasus tindak pemerasan terhadap SYL, ikut membuka lapisan tabir yang selama ini menyelimuti lembaga KPK.

Anggapan bahwa KPK yang sempat dipimpin Firli Bahuri bisa bertransformasi serta dijadikan sebagai alat bantu melanggengkan kekuasaan pun menyeruak ke permukaan.

Baca Juga: Kembali Viral! Bocah WNI Nur Saka yang Setiap Hari Berangkat Sekolah Bolak-balik Indonesia-Malaysia, Warganet Puji Rasa Nasionalisme

Penetapan Firli Bahuri sebagai tersangka, selain disambut dengan kebahagiaan oleh sebagian kalangan juga dipercaya membuka gerbang tindak kejahatan di baliknya.

Pernyataan tersebut sempat disampaikan oleh mantan penyidik KPK Novel Baswedan dalam sebuah wawancara.

Menurut Novel, integritas yang dimiliki oleh Firli bukan saja dapat terlihat ketika menjadi tersangka; namun jauh sebelumnya.

“Saat menjadi Deputi Penindakan, dia juga sudah banyak terindikasi atau bukti yang bertolak belakang dengan kewajibannya,” ungkap Novel.

Dalam bahasa ringkas, Novel mencatat setidaknya terdapat sebanyak 20 kasus yang sengaja dibocorkan oleh Firli Bahuri.

Saat terjadi perubahan Undang-Undang KPK Nomor 19 tahun 2019, Firli justru masuk sebagai calon Ketua KPK yang kala itu tengah dihujani dengan kritik publik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Satukan Kedua Telapak Tanganmu dan Cari Tahu Makna di Baliknya

Integritas yang dinilai bermasalah serta rekam jejak yang tidak baik, menurut Novel juga telah disampaikan kepada Komisi III DPR RI.

“Untuk memberi masukan agar jangan sampai yang bersangkutan menjadi pimpinan KPK,” ungkap Novel.

Kendati kemudian Firli Bahuri terpilih sebagai pimpinan, Novel justru mempertanyakan sejumlah kasus yang proses penindakannya justru terkesan ditahan.

Kasus Harun Masiku, Bansos serta sejumlah kasus yang tidak pernah tuntas, juga menjadi dasar penilaian Novel Baswedan terhadap integritas Firli Bahuri.

“Ketika saya dan kawan-kawan sedang menangani banyak kasus besar, justru disingkirkan dengan menggunakan TWK dan upaya lain,” jelas Novel.

Banyaknya pelanggaran terhadap prosedural kerja yang menjadi standar baku bagi KPK, membuat Novel berpandangan lain.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Secepat Apa Kamu Bisa Menemukan Satu Burung Beo yang Berbeda? Yuk Uji Ketajaman Mata!

Menurutnya, pengulangan pelanggaran yang sering dilakukan Firli ketika menjabat Ketua KPK; memiliki keterkaitan dengan pihak-pihak lain.

Besarnya potensi aliran dana yang bisa didapat dari sejumlah pelanggaran, merupakan satu variabel penting untuk menelaah lebih mendalam tentang permasalahan KPK.

Integritas yang rendah dan banyak bermasalah tetapi selalu bebas, bagi Novel merupakan salah satu indikasi adanya hubungan simbiosis mutualis antara Firli dengan Kekuatan lain.

“Itu yang kemudian membuat KPK bisa digunakan sebagai alat politik atau alat untuk mengancam pihak tertentu,” pungkasnya dikutip Ayojakarta, Senin 27 November 2023 dari Youtube Metro TV. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Firli Bahuri
# pemerasan
# tersangka
# kasus
# KPK

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.