Reza Indragiri Singgung Teori Segitiga Kejahatan yang Runtuh dalam Kasus Jessica, Apa Itu?

Reza Indragiri Singgung Teori Segitiga Kejahatan yang Runtuh dalam Kasus Jessica, Apa Itu?
Reza Indragiri Singgung Teori Segitiga Kejahatan yang Runtuh dalam Kasus Jessica, Apa Itu?

AYOJAKARTA.COM - Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri kembali membuat pernyataan soal keyakinannya bahwa Jessica Wongso, terdakwa kasus kopi sianida tidaklah bersalah.

Menurut pandangan Reza Indragiri, dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso, tidak ditemukan bukti lengkap soal kematian Wayan Mirna Salihin karena racun yang dimasukkan oleh Jessica.

Bahkan Reza Indragiri sendiri menyinggung soal teori segitiga kejahatan yang dalam kasus Jessica Wongso ini tidak terbukti alias runtuh.

Baca Juga: Curhat Firli Bahuri Usai Diperiksa Polisi Atas Kasus Pemerasan SYL: Saya Tertekan

Dikatakan Reza, kenapa pelaku di kasus ini memutuskan menggunakan racun dan bukannya alat kejahatan lain seperti celurit, blm atau lainnya.

Karena menurutnya, dengan menggunakan racun akan memungkinkan si pelaku membangun jarak sejauh-jauhnya dari korban dan TKP.

"Pelaku menggunakan racun agar dia punya kesempatan membangun alibi," kata Reza seperti dikutip dari cuplikan video dalam unggahan akun TikTok @oyen3249, Kamis (7/12/2023).

Reza lantas menyinggung tentang teori segitiga kejatahan yang telah dipelajari oleh para anggota kepolisian.

Dimana di dalam suatu peristiwa kejahatan, dengan menggunakan teori ini maka dimana ada korban, ada TKP, maka disitu juga akan ada pelaku.

"Termasuk teman-teman di kepolisian, belajar tentang teori segitiga kejahatan. Teori itu ingin mengatakan bahwa karena korban disitu, TKP disitu, maka pelaku disitu," jelas Reza.

Namu, bagi Reza terori tersebut tidak masuk dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso.

Baca Juga: Waduh! UNHCR Sebut Pengungsi Rohingya Akan Datang Lebih Banyak Pada Desember Ini

Dimana dalam hal ini instrumen kejahatan yang digunakan adalah racun, sedangkan racun memungkinkan pelaku akan menjaga jarak dengan korbannya saat melakukan aksi pembunuhan.

Maka dikatakan Reza, teori ini tidak berlaku bagi kasus Jessica Wongso.

"Teori ini anggaplah betul tetapi pengecualian kalau kita bicara racun. Racun adalah instrumen kejahatan yang memungkinkan si pelaku untuk menjauh dari korban, menjauh dari TKP sehingga teori segitiga kejahatan runtuh tidak berlaku," tegasnya.

Reza juga menyampaikan keraguannya bahwa Jessica merencanakan aksi pembunuhan menggunakan racun sianida kepada Mirna.

"Sekarang di kasus ini sangat aneh menurut saya, sebutlah Jessica bawa sianida, sianida dia masukkan ke kopi, kopi diminum oleh mendiang Mirna, lalu kehilangan nyawa," jelas Reza.

"Posisi Jessica dimana, ternyata dia tidak lari, dia tongkrongi proses kematiannya, dia biarkan kamera tetap menyala dan menyoroti dirinya. Dia biarkan saksi mata sekian banyak menyaksikan situasi itu. Gak masuk dikepala saya," lanjutnya.

Bagi Reza, logika penggunaan racun dari sudut pandang psikologi forensik membuatnya ragu bahwa Jessica adalah pelaku pembunuhan Mirna.

Bahkan Reza berani menyebut, bahwa peristiwa ini pun dia masih sangat ragu jika disebut sebagai peristiwa pembunuhan lantaran kurangnya bukti konkret yang menunjukkan bahwa Jessica lah pembunuh Mirna.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mirna
# Ahli Psikologi Forensik
# Segitiga
# Jessica Wongso
# Reza Indragiri
# Kasus kopi sianida
# teori
# Kejahatan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.