AYOJAKARTA.COM – Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan berikan tanggapan mengenai laporan terhadap dirinya karena menggunakan akronim 'AMIN' dalam pencalonannya di Pilpres 2024.
Anies mengaku dirinya merasa bingung harus memberi respon seperti apa, karena menurutnya kata ‘AMIN’ merupakan singkatan nama dirinya dan wakil dalam Pemilu.
“Dilaporkan karena AMIN? Saya juga bingung mau menanggapi kaya gimana ya memang Anies-Muhaimin kalau disingkat bisa AMIN, ini faktanya” kata Anies, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu, 24 Desember 2023.
Lebih lanjut, Anies pun yakin pihak kepolisian bisa lebih profesional dan mengedepankan akal sehat dalam menanggapi laporan tersebut.
“Siapa saja berhak untuk melaporkan dan kita hormati, di sisi lain kami akan hormati kepolisian pasti akan memproses laporan yang sahih dan masuk di akal,” ucapnya.
Sebelumnya, laporan atas penggunaan akronim ‘AMIN’ ini dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Forum Aktivis Dakwah Mahasiswa pada Jumat, 22 Desember 2023.
Anies diduga telah menyepelekan agama karena menggunakan kata ‘AMIN’ dalam kampanyenya di Pilpres 2024.
“Dijelaskan dalam hadits bahwasannya penggunaan kata AMIN ini adalah penggunaan kata suci, penggunaan harapan kita terhadap Tuhan yang Maha Kuasa,” ujar Koordinator Forum Aktivis Dakwah Mahasiswa, Umar.
Baca Juga: Anies Baswedan Soal Gibran Pakai Istilah Sulit Saat Bertanya di Debat: Pemimpin Harus Substansi
Umar pun mengklaim, banyak aduan dari masyarakat yang mengatakan bahwa kata AMIN tersebut memiliki makna yang sama di agama-agama lain.
“Ini adalah suatu politisasi yang sangat tidak berguna. Bahwasannya, politisasi agama masih dilakukan untuk mendapatkan suatu kepentingan publik di era demokrasi,” imbuhnya.***

Share this article
Anies Baswedan berikan tanggapan mengenai laporan terhadap dirinya karena menggunakan akronim ‘AMIN’.