AYOJAKARTA.COM - Pada malam tahun baru 2024, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dikejutkan gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,8 pada Minggu, 31 Desember 2023 pukul 20.34 WIB.
Sebelumnya, dua gempa bumi pembuka (foreshock) dengan kekuatan M 4,1 dan M 3,4 terjadi pada sore hari.
Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), menyatakan bahwa gempa ini diduga dipicu aktivitas sesar aktif Sesar Cileunyi-Tanjungsari.
“Analisa ini juga disimpulkan berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman dari data BMKG," ucap Kepala PVMBG Badan Geologi, Hendra Gunawan dikutip Ayojakarta.com dari Republika, Senin 1 Januari 2024.
Menurut Kepala PVMBG Badan Geologi Hendra Gunawan, analisis dilakukan berdasarkan posisi lokasi pusat gempa dan kedalaman dari data BMKG.
Sesar Cileunyi-Tanjungsari merupakan sesar mendatar mengiri yang berada di selatan Desa Tanjungsari, sepanjang lembah Sungai Cipeles dengan nilai laju geser berkisar antara 0,19 - 0,48 mm/tahun.
Hendra menjelaskan bahwa sebaran penduduk yang terdampak gempa bumi terletak di Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah hingga tinggi.
Gempa ini tidak menyebabkan tsunami karena pusat gempa berada di darat, namun kondisi morfologi daerah Sumedang yang sebagian besar berupa dataran hingga perbukitan terjal membuat wilayah ini rentan terhadap guncangan gempa.
Baca Juga: Update Gempa Sumedang: Rumah Rusak hingga RSUD Sumedang Buka Tenda Darurat
Data Badan Geologi mengindikasikan bahwa wilayah Sumedang terdiri dari tanah sedang (kelas D) dan tanah keras (kelas C), mayoritas terbentuk oleh endapan Kuarter seperti batuan rombakan gunung api, lava dan tuff.
Beberapa batuan rombakan gunung api ini sudah mengalami pelapukan dan endapan Kuarter yang umumnya lunak dan lepas meningkatkan risiko terjadinya gempa bumi.
Selain itu, pada perbukitan bergelombang hingga terjal, batuan rombakan gunung api yang telah mengalami pelapukan dapat memicu gerakan tanah terutama jika disertai curah hujan tinggi.
Oleh karena itu, warga diharapkan selalu waspada dan memperkuat kesiapsiagaan mengingat potensi gempa susulan yang bisa terjadi.
Langkah pencegahan dan rencana tanggap darurat perlu diterapkan untuk melindungi dan mendukung masyarakat yang terdampak.***

Share this article
Terungkap penyebab gempa bumi yang mengguncang Sumedang di malam tahun baru 2024, ternyata karena sesar ini.