AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengumumkan pembukaan seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung Presiden RI Joko Widodo pada 5 Januari 2024.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, total jumlah rekrutmen ASN tahun 2024 mencapai 2,3 juta formasi.
Formasi tersebut terdiri atas 429.183 formasi CPNS dan 1.867.333 formasi PPPK.
Berikut 10 fakta rekrutmen ASN 2024 yang perlu diketahui dirangkum ayojakarta.com dari menpan.go.id, Minggu (7/1/2024).
Baca Juga: KJP Plus 492 Siswa DKI Jakarta Tahun 2023 Dicabut karena Langgar Aturan Ini, Jangan Ditiru!
Fakta 1
Jumlah rekrutmen ASN 2024 mencapai 2,3 juta formasi yang terdiri atas 429.183 formasi CPNS dan 1.867.333 formasi PPPK.
Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan kualitas dan kuantitas ASN di Indonesia.
Jumlah rekrutmen yang besar ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ASN di berbagai instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah.
Fakta 2
Pemerintah RI membuka rekrutmen CPNS dan PPPK secara bersamaan.
Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjadi ASN.
Baca Juga: Hore! Fresh Graduate Bisa Melamar CPNS 2024, Ada 690 Ribu Formasi untuk Lulusan Baru
Fakta 3
Formasi CPNS yang dapat dilamar fresh graduate sebesar 690.822 formasi.
Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada fresh graduate dan mendorong semangat generasi muda untuk mengabdi kepada negara.
Fakta 4
Pemerintah berkomitmen menghapus tenaga honorer di instansi pemerintah untuk menata sistem kepegawaian di Indonesia agar lebih profesional dan efisien.
Baca Juga: CATAT! Ini 7 Jalur Masuk Universitas Indonesia 2024 yang Bisa Kamu Coba, dari SNBP Hingga SIMAK UI
Fakta 5
Pemerintah membuka rekrutmen PPPK secara besar-besaran pada tahun 2024.
Hal ini diharapkan dapat menampung tenaga non-ASN termasuk eks Tenaga Honorer Kategori II yang memenuhi syarat.
Pemerintah berkomitmen memberikan kepastian kepegawaian bagi tenaga non-ASN termasuk eks Tenaga Honorer Kategori II.
Fakta 6
Pemerintah memperhatikan pemerataan distribusi ASN di berbagai daerah, terutama di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.
Penyebaran merata ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Benarkah Bansos PKH Sudah Cair dan BLT El Nino Dilanjutkan di Tahun 2024? Simak Informasinya di Sini
Fakta 7
Pemerintah mempersiapkan ASN yang siap menghadapi tantangan di era digital.
Calon ASN yang memiliki kualifikasi digital berpeluang besar untuk lolos dari rekrutmen ASN 2024.
Fakta 8
Pemerintah mempersiapkan ASN untuk ditempatkan di Ibu Kota Negara Nusantara.
Fakta 9
Sistem rekrutmen ASN akan diperbaiki untuk memastikan birokrasi diisi talenta unggul.
Rekrutmen ASN dilakukan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) secara nasional dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Gejala Dugaan Keberpihakan Bikin Netralitas ASN Makin Dipertanyakan, Kota Medan Jadi Sorotan
Fakta 10
Seleksi kompetensi ASN 2024 dilaksanakan secara online, termasuk menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk mencegah kecurangan.
Nilai seleksi juga dapat diakses publik secara real time termasuk live score yang disiarkan melalui YouTube.
Itulah 10 fakta rekrutmen ASN 2024 yang disampaikan Presiden Jokowi.
Mengenai detail jadwal dan formasi akan diumumkan masing-masing instansi atau kementerian yang membuka rekrutmen ASN 2024.***

Share this article
Ada 2,3 juta formasi yang dibuka, berikut ini 10 fakta rekrutmen ASN 2024 yang diumumkan Presiden Jokowi.