AYOJAKARTA.COM - Pada debat ketiga Pilpres 2024 yang diselenggarakan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Prabowo Subianto diminta untuk membuka data pertahanan.
Menanggapi hal tersebut, capres nomor urut 2, Prabowo Subianto bersikeras untuk tidak membuka data pertahanan yang dimintai oleh paslon lainnya.
Lantas, dengan demikian Prabowo Subianto menilai bahwa capres lainnya sangat lucu, lantaran tidak perlu ada rahasia untuk masalah pertahanan.
Baca Juga: Usai Debat Capres, Prabowo Subianto Disebut Sosok Negarawan Sejati
Prabowo Subianto juga menilai bahwa apa yang disampaikan dalam debat ketiga tersebut sangatlah keliru.
Namun, capres yang dimaksud oleh Prabowo Subianto tersebut tidaklah disebutkan namanya.
Akan tetapi setelah kita lihat debat yang berlangsung hari Minggu, 7 Januari 2023, kedua capres dengan nomor urut 1 dan 3 memang meminta Prabowo Subianto membuka data pertahanan.
Prabowo Subianto menilai bahwa pertahanan negara sangat sakral, sehingga jika ada salah satu paslon menyebutkan pertahanan negara tidak ada rahasia.
Bahkan Prabowo menyebut hal tersebut sangat lucu bahkan tidak pantas.
"Pertahanan adalah sakral. Dan tadi kalau tidak salah ada paslon yang mengatakan untuk pertahanan tidak ada rahasia, saya kira ini sangat lucu, ini sangat tidak pantas bagi seorang pemimpin," terang Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kritik Prabowo Subianto? Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Kompak Beri Nilai Rendah Kinerja Kemenhan
"Justru masalah pertahanan, keamanan itu sarat dengan hal-hal rahasia," sambung Prabowo Subianto, dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com.
Disamping itu, Prabowo Subianto juga beranggapan bahwa capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo berbeda tanggapan dengan keputusan dari partai pengusungnya.
Hal tersebut lantaran seluruh partai pengusungnya melalui Komisi I DPR juga telah hadir dan menyetujui segala keputusan Menteri Pertahanan.
"Mereka semuanya ada dalam Komisi I DPR, jadi semua masalah anggaran pertahanan dibahas di Komisi I DPR, diawasi, diperiksa bolak-balik dan disetujui. Jadi mereka setujui, jadi aneh. Jadi saya kira ini apa ya ini adalah teknik teknik politik ingin mencari angka, itu saya sampaikan," terang Prabowo Subianto.
Diketahui debat ketiga capres yang berlangsung hari Minggu, 7 Januari 2023 di Istora Senayan, Jakarta dengan mengangkat tema Pertahanan, Keamanan, HI, dan Geopolitik. ***

Share this article
Prabowo Subianto menilai lucu dan tidak pantas saat paslon lain ketika debat meminta data pertahanan dibuka di publik.