Presiden Jokowi Sebut Debat Pilpres Ketiga Hanya Serang Personal, Cak Imin: Hati-hati Kejeglong

Presiden Jokowi Sebut Debat Pilpres Ketiga Hanya Serang Personal, Cak Imin: Hati-hati Kejeglong
Presiden Jokowi Sebut Debat Pilpres Ketiga Hanya Serang Personal, Cak Imin: Hati-hati Kejeglong

AYOJAKARTA.COM -- Calon wakil presiden nomor urut dua, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ikut merespons tanggapan Presiden Jokowi yang menyebut bahwa Debat Pilpres 2024 ketiga yang diisi oleh capres hanya sekadar menyerang personal.

Menurut Cak Imin, tanggapan Presiden Jokowi soal hal tersebut sah-sah saja namun tetap perlu hati-hati karena jangan sampai terlihat adanya keberpihakan.

Hal itu disampaikan oleh Cak Imin seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Anies dan Ganjar Sepakat Mengeksploitasi Watak Prabowo di Debat Capres: Pasti Ngamuk Nih...

Presiden Jokowi sendiri memang menilai bahwa Debat Pilpres 2024 ketiga kurang menonjolkan substansi visi misi, namun justru banyak menyerang personal.

Cak Imin mempersilahkan jika Presiden Jokowi menilai debat kemarin dengan demikian, namun pasangan Anies Baswedan ini juga mengingatkan agar presiden juga lebih berhati-hati agar tidak 'kejeglong' oleh ucapannya.

"Ya presiden punya hak untuk menilai tapi hati-hati, jangan sampai presiden kejeglong," kata Cak Imin.

"Atau kejebak dalam keberpihakan," lanjutnya.

Menurut Cak Imin, dalam debat capres yang berlangsung pada Minggu (7/1/2024) malam kemarin, dinilainya sudah banyak menampilkan visi misi dari masing-masing paslon.

Baca Juga: Diteriaki Kata Kasar Saat Debat Pilpres, Anies Baswedan: Kita Harus Menjaga Standar Etika

"Saya juga punya persepsi sendiri, banyak visi misi yang muncul di antara tiga capres itu," katanya.

Ketika ditanya soal perlu adanya evaluasi kembali soal debat capres, Cak Imin berujar bahwa apa yang telah dilakukan saat debat sudah benar.

Namun jika ditanya apalagi yang perlu dievaluasi, dirinya mengutarakan bahwa lebih baik memperpanjang waktu debat itu lebih baik.

Penilaian Presiden Jokowi soal Debat Capres

Sebelumnya, usia debat berlangsung antar ketiga capres. Presiden Jokowi sempat memberikan penilaian dalam acara tersebut.

Di mana dikatakan Presiden Jokowi bahwa debat yang berlangsung masih belum menunjukkan substansi hingga lebih banyak menyerang personal.

Baca Juga: Usai Debat Capres, Amin Berharap Koalisi dengan Ganjar-Mahfud di Putaran Kedua Pilpres 2024

"Memang saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan, yang kelihatan justru saling menyerang yang sebetulnya nggak apa-apa asal kebijakan, asal policy, asal visi yang diserang nggak papa," kaya Jokowi.

Pernyataan Presiden Jokowi ini pun cukup ramai mendapat sorotan dari berbagai pihak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# menyerang
# personal
# debat
# Cak Imin
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.