AYOJAKARTA.COM - Dalam gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, sosok Prabowo Subianto selalu menjadi sorotan publik.
Hal ini tak terkecuali dalam debat capres yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu 7 Januari 2024, di mana harta kekayaannya menjadi salah satu topik perbincangan.
Debat capres terakhir tersebut memunculkan pembahasan mengenai kepemilikan lahan seluas 340 ribu hektare yang dimiliki Prabowo Subianto yang diangkat Anies Baswedan sebagai isu krusial.
Anies Baswedan menyoroti kebijakan Prabowo Subianto yang sering membeli alutsista bekas dari luar negeri, sementara separuh anggota TNI menurut klaim Anies, belum memiliki rumah dinas.
Baca Juga: Yuk Ketahui Makanan Favorit Capres dan Cawapres Pemilu 2024, Mulai dari Gudeg hingga Ketan Hitam
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai kondisi tersebut sebagai ironi, mengingat Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan memiliki aset tanah yang melimpah di berbagai daerah.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan Prabowo Subianto pada 18 Oktober 2023, tercatat bahwa kekayaannya mencapai Rp 2,04 triliun.
Menjadikannya capres 2024 dengan kekayaan tertinggi dibandingkan dengan dua lawannya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Di balik kekayaannya yang fantastis, Prabowo Subianto memiliki sejumlah gurita bisnis yang telah sukses dijalankan.
Dikutip Ayojakarta.com dari suara.com pada Selasa 9 Januari 2024, berikut gambaran singkat mengenai bisnis yang dimiliki Prabowo Subianto.
PT Kertas Nusantara
Prabowo Subianto memiliki PT Kertas Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang produksi bubur kertas.
Awalnya bernama PT Kiani Kertas yang dimiliki Bob Hasan, perusahaan ini kemudian diakuisisi Prabowo Subianto dan berganti nama menjadi PT Kertas Nusantara.
PT Tanjung Redeb Utami
Prabowo Subianto juga memiliki PT Tanjung Redeb Utami, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan dengan pusat di Berau, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ferdy Sambo Memang Tidak Dipenjara di Cipinang, Mahfud MD Bongkar Semuanya
Nusantara Energi
Beberapa perusahaan Prabowo Subianto tergabung di bawah induk perusahaan bernama Nusantara Energy yang didirikan pada tahun 2001 dan berhasil mengembangkan jangkauan bisnisnya ke pasar internasional.
PT Kaltim Nusantara Coal
PT Kaltim Nusantara Coal, anak perusahaan dari Nusantara Energy merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang berlokasi di Kalimantan Timur.
PT Jaladri Swadesi Nusantara
Prabowo Subianto juga memiliki PT Jaladri Swadesi Nusantara, perusahaan yang bergerak dalam bisnis ekspor dan impor di sektor perkebunan dan sumber daya alam.
Perusahaan ini juga memiliki armada sendiri untuk mendukung kegiatan ekspor dan impor.
Baca Juga: Jadi Pendamping Ganjar Pranowo, Ternyata Ini Bargaining Politik Mahfud MD dengan PDI Perjuangan
PT Tusam Hutani Lestari
Prabowo Subianto terlibat dalam pengelolaan komoditas lokal melalui kepemilikan saham di PT Tusam Hutani Lestari.
Perusahaan ini mengelola komoditas pohon pinus di Aceh Tengah dan memiliki ribuan hektar lahan dalam rangka melestarikan komoditas tersebut.
Melalui berbagai bisnisnya, Prabowo Subianto tidak hanya menciptakan kekayaan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi pada sektor-sektor yang beragam, dari industri pertambangan hingga pelestarian lingkungan.
Jejak bisnisnya yang sukses menjadi bagian dari narasi kehidupan Prabowo Subianto dalam dunia politik dan bisnis di Indonesia.***

Share this article
Jadi capres terkaya di Pilpres 2024, berikut ini deretan bisnis Prabowo Subianto yang tersebar di berbagai daerah.