AYOJAKARTA.COM -- Perseteruan pengacara Alvin Lim dengan Meteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD semakin memanas.
Kali ini Alvin Lim menyebut bahwa Mahfud MD menerima 22 tokoh yang diduga mengajukan petisi 100 untuk pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Alvin Lim menjelaskan arti dari pemakzulan itu adalah untuk melengserkan.
"Jadi ada grup petisi 100, 22 orang yang ingin agar Presiden Jokowi ini lengser sebelum masa jabatannya," kata Alvin Lim dikutip ayojakarta.com dari Youtube Quotient TV pada Senin (15/1/2024).
Ia mengaku tidak sepenuhnya setuju dan puas dengan kinerja Jokowi. Tapi dirinya tetap mengakui bahwa Jokowi merupakan Presiden Indonesia.
Menurutnya, pengkhianatan terhadap presiden atau tindakan untuk memakzulkan menurunkan presiden yang sah itu adalah tindakan mengkhianati negara.
"Saya pun ketika enggak suka sama Jokowi saya sering ungkapkan, mungkin memaki dan mengkritik. Tapi satu hal yang kita enggak boleh lakukan adalah melengserkan presiden kita, bagaimanapun juga presiden kita itu adalah mahkota kita, internasional melihat Indonesia itu dari sosok presidennya," tegasnya.
Ia menegaskan, siapapun orang yang melengserkan presiden akan berhadapan dengan dirinya.
"Sekali lagi teman-teman, saya tidak sepenuhnya puas dengan kinerja Presiden Jokowi, saya mungkin yang paling rese, paling bawel teriak-teriak, tetapi ketika ada yang mau mengkhianati negara dan bangsa saya akan menjadi yang paling depan untuk membela negara ini," ucap Alvin Lim.
"Tetapi yang saya bingung. Justru orang yang mestinya membela bapak Presiden Jokowi itu malah kok memfasilitasi," katanya.
Ia pun mengaku bingung ada kelompok yang akan mengkhianati negara dan mau memakzulkan presiden malah difasilitasi.
"yang namanya Menko Polhukam itu wajib melindungi negara dialah tiang tonggak dari hukum ini malah diajarin dan difasilitasi," tandasnya.

Share this article
Perseteruan memanas! Alvin Lim sebut Mahfud MD fasilitasi 22 tokoh untuk pemakzulan Jokowi. Siapa saja sosoknya?