AYOJAKARTA.COM – Martin Lukas Simanjuntak, pengacara almarhum Brigadir J, datang ke podcast wartawati Irma Hutabarat bersama Yulia Wirawati.
Martin Lukas Simanjuntak dan Yulia Wirawati diundang untuk membicarakan keterlibatan Mahfud MD dengan kasus Ferdy Sambo.
Irma Hutabarat mengatakan kalau banyak kebohongan yang dilontarkan oleh Mahfud MD kepada pendukungnya.
Martin Lukas Simanjuntak malah merasakan sedih atas perkataan Mahfud MD juga kepada pendukung paslon 3.
Apa yang dikatakan oleh Mahfud MD hingga membuat Martin Lukas Simanjuntak sedih dalam podcast Irma Hutabarat?
Pada awal podcast berlangsung, Irma Hutabarat memutarkan video di mana Mahfud MD sedang kampanye di depan pendukung paslon 3.
Dalam video tersebut, Mahfud MD mengatakan Kamaruddin Simanjuntak dengan Irma Hutabarat dan keluarga Brigadir J datang ke cawapres nomor urut 3 tersebut menangis karena tidak percaya Brigadir J dibunuh.
Irma Hutabarat mengatakan kalau Mahfud MD berbohong karena ia datang tidak menangis dan juga tidak ada keluarga Brigadir J saat itu.
Martin Lukas Simanjuntak kemudian juga membenarkan perkataan Irma Hutabarat itu. Ia menunjukkan buktinya dalam postingan foto bareng Mahfud MD di Instagram @martin.lukas.simanjuntak.
Martin Lukas Simanjuntak memperlihatkan kalau dalam foto tersebut memang tidak terdapat keluarga Brigadir J.
“Di sini tidak ada keluarga Josua (Yosua/Brigadir J), teman-teman, tidak ada tangis-tangisan di sini,” ujar pengacara almarhum Brigadir J tersebut, dikutip dari kanal YouTube Irma Hutabarat – HORAS INANG.
Kemudian, Martin Lukas Simanjuntak membenarkan kalau tidak pernah ada adegan menangis seperti yang disebutkan Mahfud MD.
“Nah, setelah laporan itu hingga Februari tanggal 1 2023, kita (Martin Lukas Simanjuntak dll) nggak pernah ketemu pak Mahfud MD dan nggak pernah ada nangis-nangis,” lanjutnya.
Ia mengatakan lagi kalau dirinya sedih dengan perkataan Mahfud MD di depan pendukung paslon 3.
“Makanya ketika ada video seperti itu, ya, saya sebenarnya apa, ya, sedih, tapi ketawa juga. Maksudnya ini Pak Mahfud lupa ingatan, atau sedang mengarang, atau bagaimana?” ujarnya.***

Share this article
Martin Lukas Simanjuntak dan Yulia Wirawati diundang untuk membicarakan keterlibatan Mahfud MD dengan kasus Ferdy Sambo.