AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, heboh gerakan salam empat jari sebagai bentuk penolakan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Gerakan salam empat jari ini ditengarai sebagai bentuk bergabungnya paslon 01 dan 03, kendati begitu Gibran Rakabuming Raka nampak tak ambil pusing.
Saat di wawancarai oleh media, Gibran Rakabuming Raka mengaku tak masalah jika paslon 01 dan 03 berkoalisi.
Ia juga menyinggung bahwa dalam debat cawapres sebelumnya, ia bahkan seperti dua lawan satu.
“Ada gabungan antara 1 dan 3 ya monggo, kan warga juga bisa lihat kemarin debat juga saya dua lawan satu,” kata Gibran Rakabuming Raka dikutip ayojakarta.com dari TikTok @masgpemimpinku, Jumat (2/2/2024).
Salam empat jari ini mulai populer dan diunggah akun X alias Twitter @gitaputrid.
Chico Hakim selaku Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud menilai bahwa gerakan itu muncul dari pihak yang peduli terhadap demokrasi.
“Saya melihat backgroundnya adalah orang-orang yang peduli dengan demokrasi Indonesia,” kata Chico Hakim dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Jumat (2/2/2024).
Ia menilai bahwa orang yang memopulerkan salam empat jari adalah mereka yang anti pada pelanggaran HAM.
Sementara itu, Dedek Prayudi selaku Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran mengatakan bahwa pihaknya tak ambil pusing adanya gerakan itu.
Baca Juga: Irma Hutabarat: Terbongkarnya Kasus Ferdy Sambo Bukan karena Mahfud MD
Ia menegaskan pihaknya lebih memilih untuk fokus dengan diri sendiri serta terhadap bangsa Indonesia.
Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran itu juga mengatakan jika paslon 01 dan 03 berkoalisi maka itu menandakan sikap ketidakpercayaan diri untuk bisa menang.
“Kalau pada akhirnya berkoalisi baik secara organik atau tidak, ini adalah wujud dari sikap yang memang sudah nggak yakin menang aja si dan kami nggak mau mikirin perasaan-perasaan, kami nggak mikirin orang yang baper-baper,” ujarnya.***

Share this article
Begini tanggapan Gibran Rakabuming Raka terkait munculnya gerakan salam empat jari yang viral belakangan ini.