Eep Saefulloh Fatah: Jokowi Sudah Memenuhi Unsur KKN dengan Masifnya Bansos

Eep Saefulloh Fatah
Eep Saefulloh Fatah

AYOJAKARTA.COM - Pengamat politik terkemuka, Eep Saefulloh Fatah menyatakan pendapatnya terkait dugaan pelanggaran unsur KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan ini disampaikan melalui hasil survei Polmark Indonesia dalam YouTube Bambang Widjojanto pada Minggu, 4 Februari 2024.

Menurut Eep Saefulloh Fatah, masifnya bansos khususnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan pemerintah adalah bukti praktik korupsi yang amat sangat besar.

Ia menyoroti anggaran untuk kegiatan seperti bansos BLT yang saat dilacak, di hulunya menunjukkan kebesaran dan kemahalan yang luar biasa.

"Saya baru tersadar bahwa ternyata anggaran untuk kegiatan-kegiatan seperti bansos BLT tahun ini itu hanya bisa dikalahkan oleh anggaran yang sama tahun 2020 ketika kita di puncak Covid," ungkap Eep Saefulloh Fatah dalam pernyataannya.

Baca Juga: Dengan Berlinang Air Mata, Eep Saefulloh Fatah: Kalahnya Jokowi, Menangnya Indonesia!

Eep menjelaskan pada masa puncak Covid, anggaran yang digelontorkan untuk bansos sebesar Rp 498 triliun dalam setahun APBN.

Kemudian sekarang, hanya beda Rp 1,2 triliun menjadi Rp 496,8 triliun dan naik lebih dari Rp 50 triliun dibandingkan tahun lalu.

"Pilpres itu kan jelas banget KKN-nya," tukas Eep Saefulloh Fatah sembari menjelaskan alasannya.

Soal nepotisme, ia menyinggung soal pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dan dan Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia.

Baca Juga: Konsultan Politik Eep Saefulloh Fatah: Orang yang Mengatakan Pilpres Hanya 1 Putaran, Pasti dalam Hatinya Deg-degan

Menurutnya, ini merupakan contoh nepotisme yang terang-terangan.

Mengenai korupsi, Eep mengatakan bahwa penggunaan dana bansos untuk kepentingan kelompok sempit dan bukan untuk kepentingan bangsa serta negara merupakan tindakan korupsi.

Eep Saefulloh Fatah menyimpulkan bahwa definisi korupsi dalam Undang-Undang korupsi telah terpenuhi, mengingat penggunaan kekuasaan dan otoritas yang kemudian diselewengkan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Baca Juga: Link Live Streaming Debat Capres Kelima Pilpres 2024 Lengkap dengan Jadwal Segmen dan Tema yang Diusung

Ia melihat bahwa bansos yang dipersonalisasikan dalam kontestasi politik seperti Pilpres dan Pemilu legislatif telah menjadi alat untuk kepentingan keluarga presiden.

Kolusi, Eep menyoroti deklarasi dukungan sekelompok konglomerat terhadap salah satu paslon.

Ia menilai ini sebagai bentuk kolusi yang terang-terangan.

"Jika ini didefinisikan sebagai kecurangan, inilah kecurangan yang paling berbahaya dan brutal," tegasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Polmark Indonesia
# Eep Saefulloh Fatah
# Bambang Widjojanto
# Gibran Rakabuming Raka
# Kaesang Pangarep
# Covid
# kkn
# BLT
# Bansos
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.