Jadwal Cair KIP Kuliah 2024 Semester 2, 4, 6, 8 Sudah Rilis? Tidak Semua Dapat Biaya Hidup, Ini Skemanya

Pencairan dana KIP Kuliah Semester Genap (2, 4, 6, 8) tahun 2024 dan skema penerima biaya hidup
Pencairan dana KIP Kuliah Semester Genap (2, 4, 6, 8) tahun 2024 dan skema penerima biaya hidup

AYOJAKARTA.COM - KIP Kuliah Semester Genap (2, 4, 6, 8) tahun 2023 sudah memasuki waktu pencairan di tahun 2024.

Sudah memasuki minggu kedua bulan Februari 2024 menandakan pembelajaran perkuliahan masuk semester genap.

Bagi penerima bansos KIP Kuliah pasti sudah menunggu jadwal pencairan dana semester genap semester 2, 4, 6, 8 terutama bagi penerima fasilitas biaya hidup atau uang saku.

Baca Juga: Begini Tata Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Pelamar Wajib Terdaftar di DTKS?

Kemendikbudristek maupun Kemenag belum memberikan informasi secara resmi kapan dana KIP Kuliah Semester Genap tahun tahun 2023 akan dicairkan.

Melalui Puslapdik Kemendikbud RI, baru-baru ini mengumumkan pencairan biaya hidup KIP Kuliah Semester Ganjil tahun 2023 di tanggal 22 Januari 2024.

Sebagai informasi, program bantuan KIP Kuliah diberikan kepada siswa lulusan SMA, SMK, Sederajat dengan kategori keluarga tidak mampu atau ekonomi lemah yang memiliki prestasi dan potensi akademik yang baik.

Baca Juga: Siap-Siap! KIP Kuliah 2024 Segera Dibuka, Berikut Syarat yang Dibutuhkan

Penerima dana bantuan KIP Kuliah harus terdata aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI.

Bagi siswa yang ingin mendaftar program KIP Kuliah tetapi tidak terdaftar di DTKS Kemensos RI, maka wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan bukti pendapatan kotor orang tua atau wali tidak lebih dari empat juta rupiah perbulan atau jika dibagi dengan anggota keluarga tidak lebih dari Rp 750 ribu.

Pencairan dana KIP Kuliah Semester Genap 2023/2024 bisa dicairkan dengan melewati beberapa tahapan.

Baca Juga: Berapa Jumlah Uang Saku KIP Kuliah 2024? Ini Tata Cara Pendaftarannya

Untuk pencairan KIP Kuliah 2024 Semester Genap memang melewati beberapa tahapan, dimulai dari pengajuan penerima bantuan KIP Kuliah dari perguruan tinggi melalui SK Nominasi yang dikeluarkan oleh Rektor PTN atau PTS.

Pihak PTN atau PTS mengirimkan SK Nominasi daftar penerima bantuan kepada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) untuk diproses.

Dari Puslapdik akan menerbitkan SPP (Surat Perintah Pencairan) dan SPM (Surat Perintah Membayar) dan dikirim kepada KPPN (Kantor Perbendaharaan dan Pencairan Negara).

KPPN akan menerbitkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dan dikirimkan ke Puslapdik kembali untuk dilakukan proses selanjutnya.

Setelah pemrosesan data Puslapdik selesai kurang lebih dua sampai tiga minggu, maka pencairan dana akan disalurkan melalui bank terkait kurang lebih dua sampai tiga minggu.

Baca Juga: KIP Kuliah 2024 SNBP Dibuka Tanggal Ini? Cek Cara Daftar, Isi Deskripsi Ekonomi Harus Benar agar Lolos Verifikasi

Lalu kapankah pencairan dana KIP Kuliah Semester Genap 2023 akan disalurkan?

Jika mengacu pada jadwal pencairan KIP Kuliah Semester Genap tahun akademik 2022/2023 yang lalu, maka sapat diestimasikan untuk penerbitan SK Nominasi daftar penerima bantuan dari Perguruan Tinggi ke Puslapdik dimulai bulan Januari atau Februari 2024.

Sehingga untuk proses pencairan dari bank penyalur ke rekening mahasiswa penerima KIP Kuliah semester genap tahun akademik 2023/2024 khususnya biaya hidup di diprediksi mulai bulan Maret hingga Agustus 2024.

Baca Juga: Cuti Kuliah Benarkah Bisa Bikin Beasiswa KIP Kuliah Dicabut? Cek Faktor-faktor Penyebab Bantuan Ini Dibatalkan!

Akan tetapi ada kebijakan terbaru terkait penerima biaya hidup atau uang saku dari KIP Kuliah di semester genap ini.

Di mana fasilitas KIP Kuliah yang cair dan diterima oleh para penerima itu berbeda dan dibagi menjadi dua skema.

Aturan terbaru Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Semester Genap tahun akademik 2023/2024 akan terbagi dalam dua skema.

Baca Juga: 358 Prodi di Kampus Jakarta Siap Tampung Penerima KIP Kuliah Merdeka 2024, Segera Daftar!

Aturan ini berbeda dengan tahun sebelumnya di mana tidak semua penerima KIP Kuliah Semester Genap akan menerima biaya hidup.

Dikutip AyoJakarta.com melalui Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2023 Kemendikbud yang menjelaskan di mana penerima skema 1 dan skema 2 KIP Kuliah 2023 ditetapkan dengan mengacu pada kuota penerimaan pada masing-masing skema di masing-masing Perguruan Tinggi.

Berikut skema pencairan dana KIP Kuliah Semester Genap 2023/2024 Kemendikbud Ristek yang diberikan kepada penerima.

1. Penerima KIP Kuliah Semester Genap di tahun 2024 akan menerima pencairan dana bantuan berupa uang Pendidikan dan Biaya Hidup sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah.

2. Penerima KIP Kuliah Semester Genap di tahun 2024 hanya menerima bantuan Biaya Pendidikan tanpa menerima Biaya Hidup sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah.

Penetapan besaran dana bantuan di masing-masing kluster KIP Kuliah 2024 berdasarkan hasil Survei Besaran Biaya Hidup dan Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga: Link Daftar KIP Kuliah 2024 SNBP Dibuka Tanggal Ini? Cek Jadwal dan Pendaftaran, Hati-hati Tidak Lolos Karena Foto

Berikut rincian nominal biaya hidup penerima KIP Kuliah Semester Genap di tahun 2024 perbulannya, sebagai berikut:
- Daerah kluster 1 Rp800 ribu
- Daerah kluster 2 Rp950 ribu
- Daerah klaster 3 Rp1,1 juta
- Daerah klaster 4 Rp1,25 juta
- Daerah klaster 5 Rp1,4 juta.

Oleh karena itu, untuk mengecek status pencairan KIP Kuliah Semester Genap tahun akademik 2023/2024 ini dapat mengakses laman resmi KIP Kuliah yaitu kip-kuliah.kemdikbud.go id. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# biaya hidup
# KIP Kuliah
# mahasiswa

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.