AYOJAKARTA.COM – Rocky Gerung belum lama ini saling bertanya jawab dan membicarakan hasil Quick Count Pemilu 2024 dengan jurnalis senior Hersubeno Arief.
Terdapat beberapa perkataan yang dilontarkan oleh Rocky Gerung. Rocky Gerung bahkan menyebutkan juga penyebab Gen Z kecewa karena hasil Quick Count.
Pada awalnya Hersubeno Arief dan Rocky Gerung membahas tentang banyak orang kehilangan semangat setelah menyaksikan hasil Quick Count.
Pasalnya yang menang dalam hasil Quick Count adalah pasangan Prabowo-Gibran. Banyak orang menyangka akan ada perubahan baru tetapi ternyata tidak.
Pasangan Prabowo-Gibran memang sebagian besar memiliki program yang melanjutkan dari pemerintahan Presiden Jokowi yang juga ayah dari Gibran.
Namun ada juga yang masih menyemangati kalau ini masih hasil dari Quick Count. Sebagian Gen Z menginginkan adanya perubahan baru atau bukan dari lanjutan Presiden Jokowi.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Perhatikan Gambar Ini dan Ungkap seperti Apa Karakter yang Belum Kamu Sadari!
Gen Z yang melek teknologi kecewa dan menyadari kalau memang yang menang Prabowo-Gibran, tentu masih di bawah pimpinan Presiden Jokowi.
“Bagi gen Z yang tiba-tiba ada dalam suasana pertarungan, membaca politik dari media massa berupaya untuk menilai dirinya sendiri dalam artian peran ke depan, tentu kecewa. Kalau begini artinya masih akan dipimpin Presiden Jokowi,” ujar Rocky Gerung, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Rocku Gerung Official.
Rocky Gerung juga mengatakan kalau menurut pikiran Gen Z, yang menang adalah Presiden Jokowi, bukan Prabowo.
“Bagi mereka (Gen Z) yang menang adalah Presiden Jokowi, bukan Prabowo,” lanjutnya dalam tayangan kanal YouTube Rocky Gerung Official.
Rocky Gerung juga mengatakan kalau Gen Z ingin adanya kepastian untuk ikut dalam pertandingan 2029 nanti.
“Tapi kacamata Gen Z lain lagi. Bagi mereka (Gen Z), mereka (Gen Z) ingin ada kepastian bahwa mereka (Gen Z) bisa ikut di dalam pertandingan untuk 2029 nanti,” lanjutnya lagi.
Rocky Gerung melanjutkan kalau Gen Z kecewa karena pikiran mereka tak bisa diwakilkan atau dipahami oleh Gibran.
“Nah ini yang mereka (Gen Z) kecewa yang tidak melihat ada peluang bahwa pikiran Gen Z bisa diwakilkan oleh Gibran,” lanjutnya.
Hal itu karena Gibran Rakabuming Raka termasuk generasi Milenial. Ia lahir tahun 1987. Milenial adalah sebutan untuk orang yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996.

Share this article
Rocky Gerung belum lama ini saling bertanya jawab dan membicarakan hasil Quick Count Pemilu 2024 dengan jurnalis senior Hersubeno Arief.