AYOJAKARTA.COM - Badan Pangan Nasional akan kembali menyalurkan bantuan sosial pangan di bulan Maret 2024.
Bapanas sudah menyalurkan bantuan pangan berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg mulai bulan September 2023 dan dilanjutkan hingga dua kuartal di tahun 2024 periode Januari-Juni.
Untuk bulan Maret 2024 akan ada bantuan pangan tambahan terbaru yang disalurkan khusus bagi KPM yang masuk dalam kategori keluarga risiko stunting BKKBN RI.
Beberapa hari lagi sudah memasuki bulan Maret 2024 di bansos Pemerintah akan terus disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) baik bantuan sosial reguler maupun tambahan.
Pemerintah menyalurkan bansos ini sebagai upaya konkret di dalam pengentasan kemiskinan, membantu masyarakat tidak mampu atau rawan miskin di dalam mencukupi kebutuhan pangan, dan memelihara daya beli pangan masyarakat akan bahan pokok.
Untuk pencairan bansos terutama yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional di bulan Maret 2024 akan ada bantuan pangan terbaru yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (26/2/24), selain Cadangan Beras Pemerintah 10 kg, Pemerintah akan kembali menyalurkan program bantuan sosial tambahan pangan yang pernah direalisasikan pada tahun 2023.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan pemerintah sedang menyiapkan bantuan pangan tambahan berupa bantuan daging ayam dan telur.
Bantuan ini akan disalurkan kepada 1,4 keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga risiko stunting (KRS).
Baca Juga: Harga Beras Melejit, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Sebut Beras Subsidi Tidak Naik
"Nanti ada 1,4 juta keluarga datanya KRS dari BKKBN. Targetnya 6 bulan. Ini secepatnya kita siapkan," kata Arief dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).
Untuk berapa banyaknya bantuan yang akan diberikan untuk tiap KPM, jika mengacu pada penyaluran di tahun 2023 maka sebanyak 1 kilogram daging ayam dan 16 butir telur ayam.
Selama enam bulan ke depan dari bulan Maret-Agustus 2024, Bapanas akan menyalurkan kepada keluarga yang memiliki balita yang masuk ke dalam kategori kerawanan stunting.
Data KRS didapatkan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang telah melakukan validasi data penerima sehingga penyaluran daging ayam dan telur ini akan tepat sasaran.
Penyaluran bantuan pangan ini akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia yang bekerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah Kabupaten Kota masing-masing dan ditempatkan di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau balai desa.
Lalu bagaimana cara mendaftar dan mendapatkan bantuan daging ayam dan telur ini?
Biasanya untuk bansos bantuan daging ayam dan telur ini akan diinformasikan melalui pengumuman resmi pemerintah daerah, situs web pemerintah, atau pemberitahuan dari desa atau kelurahan setempat.
KPM yang dikategorikan sebagai keluarga risiko stunting tidak perlu mendaftar karena pihak pemerintah desa akan melalukan validasi data bagi calon penerima bantuan secara berkala.
Selain itu, pihak pemerintah desa juga akan melakukan survei dan pencatatan bagi balita risiko stunting di masing-masing daerah domisili berdasarkan data BKKBN.
Data juga akan dipadankan dengan hasil monitoring pemeriksaan kesehatan atau penimbangan berat badan setiap bulannya melalui Posyandu di kelurahan atau desa masing-masing.
Jika Anda terpilih sebagai penerima bantuan, Anda akan diberitahu tentang waktu dan tempat pengambilan telur dan daging ayam biasanya ditempatkan di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau balai desa. ***

Share this article
Pemerintah siap salurkan bantuan pangan terbaru untuk 1,4 juta KPM pada Maret 2024, cek cara daftarnya di sini.