Muncul Saksi Baru Sebut 7 Terpidana yang Sudah Dipenjara Bukan Pembunuh Vina dan Eki, Bagaimana dengan Pegi?

Muncul Saksi Baru Sebut 7 Terpidana yang Sudah Dipenjara Bukan Pembunuh Vina dan Eki, Bagaimana dengan Pegi?
Muncul Saksi Baru Sebut 7 Terpidana yang Sudah Dipenjara Bukan Pembunuh Vina dan Eki, Bagaimana dengan Pegi?

AYOJAKARTA.COM -- Keluarga almarhumah Vina dibuat bingung dengan banyaknya saksi baru yang bermunculan setelah kasus pembunuhan Vina dan Eki viral dan kembali dibuka oleh pihak kepolisian.

Delapan tahun lalu, keluarga sangat kesulitan mencari saksi dalam kasus ini. Namun, kini, sejumlah saksi baru tiba-tiba muncul dengan beragam pengakuan.

Salah satu pengakuan terbaru datang dari Ahmad Budi Permadi, seorang mantan narapidana Lapas Kesambi Cirebon.

Baca Juga: TERKUAK! Vina Ditemukan Pertama Kali dalam Kondisi Hidup? Sosok Ini Bongkar Fakta Baru

Ahmad mengaku menerima curhatan dari tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eki saat mereka berada di Lapas yang sama.

Ketujuh terpidana tersebut mengklaim bahwa mereka dipaksa mengaku sebagai pembunuh Vina dan Eki, dan menyebut bahwa mereka mendapat tindak kekerasan saat diperiksa di Polres Cirebon hingga ke Polda Jawa Barat.

Ahmad Budi Permadi menyatakan Dari gestur maupun tubuh mereka, terlihat bahwa mereka adalah orang-orang polos yang penuh dengan keluguan dan tidak pernah tahu apa-apa.

"Mereka pernah bilang, 'Saya bukan pembunuh.' Ketika ditanya mengapa tidak mengaku itu di persidangan, mereka menjawab tidak berani karena proses BAP penuh dengan kekerasan oleh oknum polisi," jelas Ahmad.

Baca Juga: Kesaksian Suroto, Saksi Pertama yang Temukan Vina dan Eky Cirebon: Motor Tidak Apa-apa, tapi Banyak Luka

Namun, pengakuan soal adanya kekerasan saat pemeriksaan dibantah oleh Polda Jawa Barat.

Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan, menyatakan bahwa isu penyiksaan tersebut memang ramai di Facebook, tetapi dalam pemeriksaan terungkap bahwa itu juga dilakukan oleh sesama tahanan.

"Telah dilakukan proses terhadap 15 anggota yang jaga tahanan penyidik terkait dengan kelalaian mereka dalam menjaga upaya dari tahanan lain," tambahnya.

Sebelumnya, kasus ini juga menyita perhatian publik dengan kemunculan nama Liga Akbar yang dipanggil Polda Jawa Barat pada beberapa hari lalu.

Baca Juga: Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Cabut BAP 2016, Benarkah Tidak Ada Pelemparan Batu dan Pengejaran Geng Motor?

Yudia Alamsyah yang menjadi pengacara Liga Akbar menyatakan bahwa kliennya secara resmi mencabut beberapa keterangannya yang diberikan delapan tahun lalu. Menurut Yudia, kliennya itu diminta menandatangani BAP secara paksa oleh penyidik yang memeriksa saat itu.

Beberapa kesaksian yang dicabut di antaranya adalah pernyataan soal ia bersama Eki dan Vina saat dikejar geng motor dan melihat keduanya dikejar dan dilempari batu oleh pelaku.

Dalam kesaksian terbaru, Akbar mengaku hanya bertemu dengan Eki dan Vina di SMA 4 dan tidak melihat mereka dikejar geng motor.

Yudia Alamsyah menambahkan, "Liga Akbar awalnya tidak mau menandatangani berita acara pemeriksaan waktu itu, tapi karena ada sesuatu, ia menandatanganinya dan tidak paham kalau di pengadilan bisa dicabut."

Baca Juga: Upaya Mengusut Kasus Tewasnya Vina-Eky Bertambah Semrawut, Deolipa Yumara: Penangkapan Pegi Setiawan Akibat Film

Kemunculan sejumlah saksi baru dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki membuat keluarga almarhumah Vina bingung. Marlaina, kakak kandung Vina, mengaku tidak mengenal Liga Akbar yang mengaku teman Eki dan Vina.

"Banyak saksi yang dahulu tidak pernah ada di persidangan kini bermunculan ketika kasus ini kembali terungkap," ungkapnya.

Kasus ini terus berkembang dan menarik perhatian publik, sementara keluarga korban berharap kebenaran segera terungkap demi keadilan bagi Vina dan Eki.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ahmad Budi Permadi
# PEGI
# Eki
# Saksi Baru
# Vina

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.