AYOJAKARTA.COM -- Pengacara Alvin Lim ikut buka suara soal kasus pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya Eky yang telah berlalu 8 tahun silam.
Alvin Lim ikut membongkar kejanggalan-kejanggalan di dalam kasus Vina Cirebon tersebut dan menyebutkan hal-hal yang cukup mengejutkan.
Menurut Alvin, ada beberapa hal yang membuat proses hukum di kasus Vina Cirebon ini sangat janggal dan patut dicurigai.
Hal pertama yang menjadi kejanggalan disebutkan oleh Alvin ketika hadir di dalam podcast milik Uya Kuya seperti dilansir Ayojakarta.com, Minggu pada 16 Juni 2024 adalah adanya salah diagnosa terhadap korban.
Polisi awalnya mendiagnosa Vina dan Eky hanyalah korban kecelakaan lalu lintas biasa.
Padahal jika melihat fakta bahwa Vina dan Eky adalah korban penganiayaan, pembunuhan hingga pemerkosaan.
Seharusnya dari awal polisi melihat dari pakaian, kondisi tubuh, dan juga visum korban bisa langsung mengetahui jika keduanya adalah korban penbunuhan.
Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Penuh Teka-teki, Alvin Lim Blak-blakan Ada Pelanggaran Protap Polri Soal 3 DPO
Bagi Alvin polisi seharusnya tidak sulit membedakan mana korban kecelakaan dan korban pembunuhan.
Kemudian kejanggalan kedua, Alvin mengaku heran soal tiga DPO yang baru dicari setelah viral karena dibuat film oleh sebuah rumah produksi.
Dari tahun 2016 lalu kasus ini terjadi, para DPO tidak pernah disiarkan bahkan fotonya pun tak ada dan hanya menggunakan nama samaran.
Tak hanya sampai di situ, bahkan beberapa waktu lalu dua DPO dinyatakan hanya fiktif setelah DPO atas nama Pegi tertangkap.
Dari sinilah Alvin menilai proses hukum kasus ini sudah jauh dari aturan kepolisian yang seharusnya.
Bahkan Alvin menyebut jika ada yang ditutupi atau mungkin ada Jenderal yang terlibat.
"Nah kalau saya lihat di sini masalah kekuasaan. Saya sebagai pakar hukum dan ahli hukum, saya melihat kira-kira Jenderal mana yang patut kita duga," ujar Alvin.
"Pasti kalau proses gak bener ada oknumnya dong. Jadi kasus Vina ini gak mungkin bisa seperti itu kalau enggak ada orang kuatnya!" lanjutnya tegas.
Ditanya soal sosok Jenderal yang terlibat, Alvin menyebut bahwa bisa jadi bahwa oknum ini masih memiliki keterikatan oleh salah satu pelaku di kasus ini.
"Yang saya bilang tadi, yang terlibat adalah saudara atau kerabat dia makanya di backup atau diminta bantuan juga," katanya.
Alvin pun kemudian meminta Propam Polri untuk pebih proaktif dalam menangani kasus Vina ini.
"Nah inilah sebenarnya untuk tidak membiarkan masyarakat bertanya-tanya, Propam itu harus proaktif karena kita kan gak mungkin bisa periksa Jenderal," terang Alvin.***

Share this article
Alvin Lim ikut membongkar kejanggalan-kejanggalan di dalam kasus Vina Cirebon tersebut dan menyebutkan hal-hal yang cukup mengejutkan.