Update Kasus Vina Cirebon, Mantan Kabareskrim Ungkap Alasan Polda Jabar Mangkir di Sidang Praperadilan Pegi Setiawa

Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

AYOJAKARTA.COM - Kemelut sidang praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon kini makin panas.

Setelah ketidakhadiran pihak Polda Jabar dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan membuat banyak kalangan curiga tentang isu yang beredar selama ini.

Pasalnya, sebelum jadwal penetapan sidang praperadilan Pegi Setiawan, publik dihebohkan dengan isu tentang kesalahan prosedur dari kepolisian dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2024: UI, UGM, ITB Masuk Top 3 Peringkat Nasional

Tak hanya itu, banyak tudingan kepada polisi karena telah salah tangkap pelaku pembunuh Vina Cirebon. Dimana yang ditangkap dianggap bukanlah Pegi Setiawan yang sebenarnya  sontak membuat gaduh seluruh Indonesia.

Kejanggalan tersebut seakan diperkuat oleh bukti-bukti kesalahan prosedur dimana polisi dalam penangkapan dan penetapan Pegi Setiawan sebagai Pegi alias Perong.

Tentu, dengan ketidakhadiran Polda Jabar dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan membuat masyarakat dan khususnya pihak Pegi Setiawan semakin meyakini bahwa benar polisi telah melakukan kesalahan.

Baca Juga: 13 SMA dan SMK Terbaik di Kota Yogyakarta, Ada yang Masuk Peringkat 15 Besar Nasional

Rasa kekecewa yang amat besar pun turut diungkap oleh tim kuasa hukum Pegi Setiawan kepada awak media dalam sebuah tayangan Youtibe Kompas TV (25/06/2024).

"Jadi kami sih kecewa, penyidik termohon tidak datang. karena panggilan ini sudah dua minggu lalu ya?

"Artinya dua minggu lalu itu persiapan sudah matang, tetapi nyatanya hari ini yang kami tunggu-tunggu ternyata tidak datang."  

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Memiliki Minat Berkarier di Dunia Penyiaran

"Jadi ya kami sebagai penasihat hukum ya, kecewa dan tanda tanya, apakah memang karena tadi Bahasa Pak Marwan takut hadapi kuli bangunan?" Tony RM ungkap kekecewaanya.

Alasan Polda Jabar Absen Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Terkiat alasan pasti tentang mangkirnya Polda Jabar di sidang praperadilan Pegi Setiawan, hingga sata ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Baca Juga: Reza Indragiri: Ketidakhadiran Polda Jabar di Praperadilan Pegi Setiawan Berisiko Mengikis Kepercayaan Publik

Namun, menurut Komjen (Purn) Ito Sumardi, Mantan Kabareskrim, keputusan penundaan ini bukan sebuah kesalahan fatal, karena hakim yang memilki wewenang penuh tentang jalannya sidang.

"Memang ini kan tidak melanggar aturan, kan ini keputusan semua terserah hakim, jika hakim mengatakan dilaksanakan tadi ya dilaksanakan," Ungkap Komjen (Purn) Ito Sumardi.

Komjen (Purn) Ito Sumardi pun juga menjelaskan bahwa tim penyidik dari Polda Jabar pun sebenarnya memiliki prosedur yang sangat rumit untuk menyelesaikan semua laporan tentang hasil penyidikan yang nantinya dibawa naik ke prapersidangan Pegi Setiawan.

Baca Juga: Awas Jangan Sampai Salah Belajar! Ini Perbedaan Materi CPNS 2024 dan PPPK 2024

"Jangan lupa bahwa kasus ini sejalan dengan seiringan penyidikan yang sudah sampai saat sudah pada penyerahan berkas ke jaksa penuntut umum. Tentunya disini penyidik juga memilki pendalaman-pendalaman dari penyidikan itu yang pelu disampaikan ke bidkum (bidang hukum)," Jelasnya.

Ito, menambahkan bahkan pihak penyidik Polda Jabar sebenarnya juga sudah mempersiapkan diri untuk maju ke sidang praperadilan Pegi Setiawan.

"Karena sepengalaman saya itu juga tidak mudah karena bidkum ini kan tidak masuk dalam proses penyidikan, dia bukan penyidik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kaki Siapa yang Kamu Lihat Pertama Kali? Hasilnya Ungkap Cara Kamu Berkomunikasi dengan Rekan Kerja

Sehingga bahan-bahan ini harus disusun dengan bahasa hukum untuk bisa menghadapi permohonan daripada pemohon agar Pegi itu bisa dibebaskan dari kemungkinan bahwa  penangkapannya tidak sah" Kata Ito Sumardi.

Komjen (Purn) Ito Sumardi juga mengungkap bahwa dalam menentukan DPO pihak kepolisian sebelumnya telah mengkaji dan melakukan penyelidikan secara mendetail, bukan asal-asalan.

"Tentu penyidik saat menetapkan Pegi ini kan tentu sudah melalui proses penyelidikan, karena viral, ada DPO kemudian dia selidiki setelah menemuman bukti yang cukup maka ditetapkan Pegi sebagai tersangka," Ungkap Komjen (Purn) Ito Sumardi.

Baca Juga: Mau Masuk UM Jalur Mandiri 2024? Ini 5 Jurusan S1 dengan Keketatan Tertinggi, Persaingan Sangat Berat!

Ia mengingatkan kepada publik bahwa jika memang nantinya terjadi kesalahan penangkapan, pihak penyidik juga akan mematuhi hukum yang berlaku.

"Kalau memang nanti keputusan dari pengadilan menyatakan bahwa Pegi Setiawan harus dilepaskan, tentunya dari pihak penyidik harus mematuhi hukum. Tidak mungkin akan dilakukan upaya lain," Jelasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Vina Cirebon
# Polda Jabar
# Sidang
# kasus

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.