7 Terpidana Kasus Vina Cirebon Siap PK, Bakal Bebas Susul Pegi Setiawan? Irjen (Purn) Anton Charliyan Beri Solusi Konkrit Ungkap Pelaku

 PK akan diajukan oleh tim kuasa hukum 7 terpidana kasus Vina Cirebon usai putusan Sidang Praperadilan menggugurkan status tersangka Pegi Setiawan

PK akan diajukan oleh tim kuasa hukum 7 terpidana kasus Vina Cirebon usai putusan Sidang Praperadilan menggugurkan status tersangka Pegi Setiawan

AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian Vina Cirebon dan Eky sepertinya belum menemukan titik terang terkait siapa pelaku sebenarnya.

Dari delapan tersangka ditangkap, lima telah divonis hukuman seumur hidup sedangkan Saka Tatal, terpidana lain telah bebas setelah menjalani vonis hukuman tiga tahun lebih.

DPO yang menjadi polemik di masyarakat karena dua dinyatakan fiktif dan satu orang diduga sebagai daftar pencarian orang bernama Pegi Setiawan bukanlah Pegi alias Perong yang dituduhkan.

Baca Juga: Pejuang ASN Catat! Ini Ketentuan Terbaru Pas Foto dan Swafoto Seleksi Administrasi CPNS 2024, Jangan Sampai Salah Ya

Lalu siapa sebenarnya pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan Eky tahun 2016 silam?

Dikutip AYOJAKARTA.COM dari unggahan video di kanal YouTube Official iNews, dalam acara "Interupsi", hari Jum'at (12/7/24), menghadirkan beberapa narasumber untuk membahas sejauh mana kemungkinan bebas lima tersangka lainnya setelah status tersangka Pegi Setiawan dinyatakan gugur dan tidak terlibat dalam kasus kematian Vina Cirebon ini.

Dalam sesi diskusi, Pegi Setiawan yang didampingi oleh Sugianti Iriani selaku kuasa hukum menyatakan kesediaannya apabila dibutuhkan keterangan sebagai saksi dalam wacana PK yang akan diajukan oleh tim kuasa hukum tujuh terpidana kasus Vina Cirebon ini.

"Insya Allah saya berani membantu tapi saya serahkan kepada kuasa hukum. Saya hanya bisa membantu, kita ungkap seperti itu kalau saja tidak benar, Insyaallah kalau benar, ayo kita bicara jujur, kita suruh saksi bicara jujur," ujar Pegi.

Nicholay Aprilindo, selaku kuasa hukum lima terpidana kasus Vina Cirebon yang telah divonis hukuman seumur hidup turut juga mengungkapkan keoptimisan bahwa kliennya akan bisa bebas dan pengajuan PK dikabulkan oleh Mahkamah Agung.

"Yakin, kita punya keyakinan, aku yakin bahwa tidak bersalah. Tanpa kesaksian Pegi, kami yakin PK dikabulkan", ujar Nicholay.

Sesi diskusi juga menghadirkan narasumber Irjen (Purn) Anton Charliyan, Mantan Kapolda Jawa Barat (2016-2017).

Baca Juga: Top 5 Universitas Terbaik di Indonesia untuk Ilmu Komputer atau Teknik Informatika berdasarkan World University Ranking 2024

Pengajuan PK yang akan dilakukan oleh tujuh terpidana kasus Vina Cirebon ini bisa menjadi solusi untuk membuktikan seluruh terpidana yang telah dijatuhi vonis hukuman tidak bersalah setelah Pegi Setiawan berhasil memenangkan Sidang Praperadilan.

"Dengan dicabutnya ini, memang polisi boleh membuat Sprindik (Surat Perintah Penyidikan) baru tetapi dengan diputuskannya Praperadilan Pegi Setiawan, kalau dijadikan salah satu novum mungkin harus dikaji kembali tetapi jika dijadikan alat bukti bisa yang penting ada keterkaitan" ungkap Irjen (Purn) Anton Charliyan.

Melihat adanya banyak kelemahan dalam penentuan DPO mulai dari kesalahan penangkapan Pegi Setiawan yang diduga Pegi alias Perong, tidak mendalamnya Scientific Crime Investigation saat kejadian pembunuhan Vina dan Eky delapan tahun silam meliputi tidak ada CCTV dan Tes DNA, Irjen (Purn) Anton Charliyan memberikan klarifikasinya.

"Betul sekali, karena pertama kali ditemukan (Korban Vina dan Eky) kecelakaan lalu lintas baru empat hari kemudian dilaporkan sebagai pengeroyokan atau pembunuhan (sebagai salah satu pelapor adalah Iptu Rudiana) sehingga pengumpulan alat bukti masih sangat minim," ujarnya.

Menurutnya saat pengungkapan kejadian pembunuhan Vina Cirebon dan Eky delapan tahun silam, hanya dilakukan otopsi dan visum karena dugaan kematian tidak wajar dan tidak adanya sidik jari karena dianggap awalnya adalah lakalantas.

Baca Juga: Selamat! 4.194 Peserta Lulus Seleksi Mandiri (SMUP) Unpad 2024, Ini 10 Prodi D3-S1 dengan UKT dan IPI Termurah Rp500 Ribu

Lalu bagaimana peluang dikabulkan PK yang diajukan oleh tujuh terpidana kasus Vina Cirebon dan Eky?

Irjen (Purn) Anton Charliyan memberikan solusi konkrit yang bisa diambil oleh tim kuasa hukum untuk mengajukan PK sebagai upaya pembersihan nama baik terpidana apabila dinyatakan tidak bersalah dalam kasus ini.

"Kalau yang lima lagi, kalau sudah ada keputusan dari Criminal Justice System ini harusnya kita uji ranahnya dengan eksaminasi. Harus ada perangkat yang mengujinya", tambahnya.

Eksaminasi di tingkat Pengadilan bisa dilakukan secara internal dan publik. Jika sudah masuk ke ranah publik maka bisa dilakukan Eksaminasi khusus untuk menguji bagaimana penuntutan jaksa, keputusan hakim dan harus ada audit investigasi.

"Dengan adanya Eksaminasi, mungkin saja ini ada kekeliruan jaksa, hakim, ini juga bisa dijadikan salah satu bahan untuk PK," kata Anton.

Pengungkapan pelaku sebenarnya juga bisa dirunut dari awal ketika mulai dilakukan Audit Investigasi oleh penyidik Polda Jawa Barat.

Mulai dari kronologis kejadian, saksi-saksi hingga TKP bisa menjadi bahan untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya dadi kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini.

"Daripada kita saling menyalahkan, cari solusi. Tolong dorong Eksaminasi, tolong dorong Audit Penyidikan sehingga di sini akan melahirkan produk yang betul-betul bisa kita jadikan sebagai satu ketetapan atau satu dasar untuk kita bertindak," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.