AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya memerintahkan kepada Ansor dan Banser di seluruh Indonesia untuk tetap disiplin dalam barisan.
Gus Yahya juga meminta agar Ansor dan Bansor untuk tak bergerak sendiri.
Perintah tersebut disampaikan Gus Yahya kepada Banser di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Ramai Pansus Angket Haji, Cak Imin: Tidak Ada Urusannya dengan PKB atau PBNU, Paham!
“Saya perintahkan kepada sahabat-sahabat Ansor-Banser seluruh Indonesia pertama tetaplah dalam disiplin barisan jangan tercerai berai,” kata Yahya Cholil Staquf dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metrotv, Senin (5/8/2024).
“Kedua tetaplah dalam disiplin kepemimpinan jangan bergerak sendiri-sendiri,” imbuhnya.
Melalui unggahan Instagramnya, Ketua Umum PBNU juga mengaku merasakan gejolak dan emosi yang intens terkait berita yang berkembang baru-baru ini.
Baca Juga: PKS Rayu PKB, Ingin Satu Suara Dukung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilgub Jakarta
Namun, Gus Yahya tetap meminta agar barisan Ansor dan Banser untuk tetap bersabar dan menunggu perintah.
Tensi tinggi PKB dan PBNU sempat meninggi ketika PBNU berencana mengkaji ulang hubungan NU dan PKB.
Bahkan sempat ada massa yang mengatasnamakan aliansi santri Gus Dur yang menggelar aksi demonstransi di depan kantor PBNU pada Jumat lalu.
Sebelumnya, Addin Jauharudin selaku Ketua Umum GP Ansor mengatakan pasukan Banser akan menjaga Kantor PBNU selama 24 jam.
Penjagaan tersebut dilakukan karena sempat ada aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok massa yang mengatasnamankan Aliansi Santri Gus Dur di depan Kantor PBNU.
Aksi tersebut menuntut Ketum dan Sekjen PBNU mengundurkan diri.***

Share this article
Begini respons Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terkait kabar memanasnya hubungan PKB dan PBNU belakangan ini.