Sempat Ikut Aksi Menuntut Para Terpidana Kasus Vina-Eky untuk Dihukum Mati, Demonstran Ini Ungkap Dosanya di 2016

Koko (kiri) demonstran tuntut terpidana kasus Vina-Eky dihukum mati bersama Toni RM
Koko (kiri) demonstran tuntut terpidana kasus Vina-Eky dihukum mati bersama Toni RM

AYOJAKARTA.COM - Vonis hukum seumur hidup yang ditetapkan hakim terhadap delapan terdakwa kasus tewasnya Vina-Eky di tahun 2016, melahirkan pertanyaan di tahun 2024.

Selain bisa saja disebabkan karena adanya praktik suap, potensi penetapan vonis juga bisa terjadi karena tekanan dari masyarakat atas kematian sejoli Vina-Eky yang menyayat hati.

Kemungkinan adanya dua potensi penyebab utama yang melatarbelakangi vonis hukum terhadap terpidana kasus Vina-Eky, disampaikan oleh Toni RM.

Menurut kuasa hukum Pegi Setiawan tersebut, situasi yang berkembang pada penghujung tahun 2016 masih menyimpan sejumlah misteri dan perlu untuk diungkap.

Baca Juga: Asli atau Palsu? Cek E-Meterai Kamu Sebelum Dibubuhi pada Dokumen Persyaratan CPNS 2024!

Toni RM beranggapan, keraguan terhadap putusan hakim perlu dijadikan pertanyaan karena bukti pembunuhan dan pemerkosaan tidak secara meyakinkan dapat ditemukan.

Sebagaimana pernah menjadi sorotan media, ratusan warga desa sempat mendesak agar hakim memberikan keputusan maksimal terhadap delapan terdakwa pembunuh Vina-Eky.

Masyarakat Cirebon pada 2016 menilai, penangkapan terhadap delapan terdakwa serta tiga DPO merupakan prestasi besar bagi kepolisian sehingga perlu mendapat dukungan.

Guna memahami situasi yang terjadi pada 2016, Toni RM menghadirkan sosok Koko sebagai salah seorang tetangga dekat sekaligus peserta dalam aksi demonstrasi.

Baca Juga: H-4 Pendaftaran Ditutup, 1.139 Formasi CPNS 2024 di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Masih 0 Pelamar, Cek Rinciannya di Sini!

Menurut keterangan yang disampaikan Koko, penyebab kematian pasangan Vina dan Eky awalnya memang dikabarkan karena mengalami kecelakaan.

Anggapan tersebut berubah dan menjadi amarah setelah warga mendengar kabar bahwa penyebab kematian sejoli Vina-Eky terjadi akibat menjadi korban geng motor.

Mengetahui pelaku yang merupakan anggota geng motor sudah tertangkap dan sedang menjalani sidang, warga desa Samadikun berbondong-bondong menggelar aksi unjuk rasa.

Tujuan mengikuti aksi demonstrasi yang lebih didominasi oleh kalangan ibu-ibu, Koko mengaku datang secara sukarela sebagai solidaritas antar tetangga.

Namun demikian, Koko mengetahui adanya sosok sangat vokal dan merupakan seorang pejabat yang saat itu cukup berkuasa.

“Disitu ada memang pejabat, dia punya power di Samadikun karena Beliau selalu membela warganya, tapi masalah dikondisikan atau tidak saya kurang paham” ungkap Koko dikutip dari YouTube Pengacara Toni, Minggu (8/9/2024).

Sehubungan dengan keberlanjutan kasus Vina-Eky yang kembali mencuat di tahun 2024 pasca diangkat menjadi tayangan film, Koko memberi tanggapan.

Menurut Koko, adanya kesamaan vonis hukum seumur hidup bagi seluruh terpidana kecuali Saka Tatal menimbulkan pertanyaan membingungkan.

Baca Juga: Belum Tahu Cara Pembelian E-Meterai? Jangan Panik! Ini Dia Langkah-langkah Pembeliannya

Para terpidana yang terlibat dalam kasus kematian Vina-Eky, menurut Koko tentu memiliki peran berbeda sehingga vonis hukum juga tidak harus sama.

“Saya berdosa karena pada 2016 berasumsi orang yang ditangkap polisi ada pelakunya,” pungkas Koko. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Toni RM
# Vina
# Eky

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.