Sidang PK Kasus Sejoli Vina-Eky Kembali Dibuka, Pegi Setiawan Berharap Enam Terpidana Bisa Bebas dan Mendapat Keadilan

Bersama tim kuasa hukum, Pegi Setiawan yang sempat dituduh sebagai dalang pembunuh tewasnya Vina-Eky hadir dalam sidang PK untuk memberikan dukungan.
Bersama tim kuasa hukum, Pegi Setiawan yang sempat dituduh sebagai dalang pembunuh tewasnya Vina-Eky hadir dalam sidang PK untuk memberikan dukungan.

AYOJAKARTA. OOM -- Setelah digelar perdana pada Rabu 4 September 2024 lalu, sidang PK enam terpidana kasus Vina-Eky kembali dilanjutkan hari ini.

 Agenda sidang PK enam terpidana kasus Vina-Eky hari ini mendengar tanggapan JPU.

Dalam sidang sebelumnya, kuasa hukum enam terpidana kasus Vina-Eky telah membacakan memori PK di hadapan majelis hakim.

Baca Juga: Yakin Kasus Vina dan Eky Murni Kecelakaan dan Bukan Pembunuhan, Susno Duadji Soroti Sosok Penting yang Tak Dijadikan Saksi!

Menurut Otto Hasibuan selaku Ketua tim penasihat hukum enam terpidana, tidak adanya saksi fakta pada sidang tahun 2016 membuat kliennya terpojok.

Guna mendapat keadilan, tim kuasa hukum akan menghadirkan sebanyak 17 Saksi fakta terkait penyebab peristiwa kematian Vina-Eky.

Selain Saka Tata, Teguh Wijaya, Liga Akbar, dan Dede Riswanto, diantara para saksi juga muncul nama Adi Haryadi serta M. Ismail.

Baca Juga: Sempat Ikut Aksi Menuntut Para Terpidana Kasus Vina-Eky untuk Dihukum Mati, Demonstran Ini Ungkap Dosanya di 2016

Kedua nama saksi terakhir yakni Adi Hariyadi serta M. Ismail merupakan saksi fakta yang mengetahui penyebab kematian sejoli Vina-Eky.

Sempat menjadi sorotan publik, kedua saksi tersebut merupakan saksi yang melihat langsung peristiwa kecelakaan tunggal yang dialami korban.

Disamping akan menghadirkan keterangan saksi fakta yang membawa informasi baru atau novum, sidang PK enam terpidana juga diwarnai dengan munculnya Pegi Setiawan.

Baca Juga: Akhirnya Kembali ke Lapas Kesambi, Kuasa Hukum Terpidana Sudirman Kasus Vina Cirebon Ajukan Permohonan Sidang PK

Bersama tim kuasa hukum, Pegi Setiawan yang sempat dituduh sebagai dalang pembunuh tewasnya Vina-Eky hadir untuk memberikan dukungan.

Langkah tersebut ditempuh Pegi agar para terpidana bisa lebih semakin percaya diri dan tenang saat menjalani masa sidang.

Kepada awak media, Pegi Setiawan berharap agar keenam terpidana bisa segera dibebaskan dan berkumpul kembali dengan keluarga.

“Saya mensupport semoga mereka bisa merasakan apa yang saya rasakan, terutama saat berkumpul dengan keluarga,” jelas Pegi.

Baca Juga: Jadi Saksi Mahkota dalam Kasus Vina Cirebon, Susul 6 Terpidana Lain Sudirman Bersedia Ajukan PK

Selain berharap agar keenam terpidana dapat mendapatkan keadilan, Pegi Setiawan juga mengharap agar semua terpidana bisa kembali bebas.

Berkaitan dengan kasus pasangan Vina-Eky, Mantan Kabareskrim Polri sebelumnya juga sempat memberi tanggapan melalui siniar.

Menurut Susno Duadji, vonis seumur hidup terhadap delapan terpidana kasus Vina-Eky dibangun diatas konstruksi hukum yang lemah.

Baca Juga: Oegroseno Nilai Ada Obstruction of Justice dalam Kasus Vina Cirebon, Iptu Rudiana Terbukti Melanggar Kode Etik

Dalam kasus pasangan Vina-Eky yang terjadi pada 2016, pondasi hukum dibangun hanya berdasarkan pada keterangan saksi Aep.

Lanskap di sekitar tempat kejadian perkara yang gelap, di bawah siraman hujan, serta jarak titik saksi untuk menyaksikan, menurut Susno sangat rentan dengan kekeliruan.

Melalui keterangannya, saksi Aep serta Dede mengaku melihat ada empat unit sepeda motor ditunggangi oleh 11 tersangka yang mengejar korban.

Baca Juga: Oegroseno Nilai Ada Obstruction of Justice dalam Kasus Vina Cirebon, Iptu Rudiana Terbukti Melanggar Kode Etik

“Temennya Aep, Dede mengungkap bahwa yang dia sampaikan bersama Aep itu bohong, jadi kebohongan berbuah kebohongan,” tegas Susno.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sidang pk
# Vina
# Eky

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.