Fenomena La Nina Berpotensi Terjadi, Kepala BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia

Ilustrasi Anomali Iklim La Nina
Ilustrasi Anomali Iklim La Nina

AYOJAKARTA.COM – Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut potensi terjadinya fenomena La Nina di Indonesia.

Meski masih bersifat prediksi, potensi La Nina menurut Dwikorita dapat menjadi kenyataan setelah pantauan BMKG memenuhi ketentuan.

Dalam keterangannya, Dwikorita menyebut untuk memastikan fenomena La Nina tersebut BMKG masih butuh kepastian data dalam puluhan hari ke depan.

Dwikorita menjelaskan, sejak pertengahan Oktober 2024, BMKG telah melakukan pengumpulan data terkait potensi fenomena La Nina.

Baca Juga: Fenomena Langit Langka: Asteroid 2024 PT5 Semakin Mendekat, Bumi Akan Punya Dua Bulan?

“Jadi saat ini kami memang sudah mendeteksi ada peluang terjadinya La Nina, namun data- data ini harus ditunggu paling tidak sampai 30 hari,” ungkapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube METRO TV, Rabu (30/10/2024).

Adanya perbedaan suhu permukaan air laut di Samudera Pasifik atau di bagian Ekuator yang lebih dingin dari biasanya menurut Dwikorita sudah melebihi batas.

Menurut Dwikorita, suhu di bagian bumi tersebut pada pertengahan Oktober 2024 telah mencapai suhu -0,64.

“Batasan perbedaan suhu La Nina itu -0,5, jadi ini sudah melampaui batasan, minus artinya lebih dingin dari normalnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Cuaca Dingin Bikin Menggigil Beberapa Hari Terakhir, BMKG Jelaskan Fenomena yang Terjadi

Lebih lanjut, Dwikorita menyebut BMKG hingga saat ini masih belum memberikan kepastian status terkait adanya perubahan suhu tersebut.

Untuk dapat memastikan perubahan suhu, Dwikorita menyebut masih butuh waktu hingga akhir Oktober 2024.

Akibat adanya perubahan suhu ekstrem di bagian ekuator, Dwikorita menghimbau agar masyarakat mewaspadai tingginya curah hujan.

Fenomena La Nina yang berpotensi di Indonesia, menurut Dwikorita dapat menjadi penyebab terjadinya Bencana Hidrometeorologi Basah.

Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Kondisi La Nina Semakin Melemah, Pemerintah Diminta Siap Siaga dengan Potensi Karhutla

Sebelumnya, masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia juga sempat mengalami cuaca panas ekstrem hingga mencapai 37 derajat Celcius lebih.

Sehubungan dengan adanya dua fenomena cuaca yang bertolak-belakang, Dwikorita memberikan tanggapan.

Menurutnya, gerak semu matahari yang berada di sebagian wilayah Indonesia menyebabkan terjadinya kenaikan suhu sehingga terasa lebih panas.

Selain gerak semu matahari, munculnya fenomena cuaca terik juga disebabkan karena terjadinya gangguan badai tropis di sekitar Filipina.

Baca Juga: Waspada La Nina hingga Februari 2022 di 7 Wilayah Indonesia

“Dampak badai tropis di sekitar Filipina yang cukup jauh, itu menyebabkan sebagian awan yang menutupi wilayah Indonesia itu tersedot ke arah pusat badai,” jelas Dwikorita.

Akibat tak adanya awan yang menutupi sebagian wilayah Indonesia, dampak gerak semu matahari membuat cuaca menjadi lebih panas.

Cuaca panas menyengat di sebagian wilayah tersebut menurut Dwikorita tak berkaitan dengan fenomena La Nina yang saat ini berpotensi mengancam Indonesia.

“Panas maksimal karena tidak ada shield, jadi tidak pengaruhnya dari potensi La Nina,” pungkas Dwikorita.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cuaca panas ekstrem
# Dwikorita Karnawati
# La Nina
# Fenomena
# BMKG
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.