Polemik Ijazah Palsu Jokowi vs Roy Suryo Cs: Dosen UNHAS Beberkan Solusi Simple yang Bisa Dilakukan

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Milik Jokowi
Kasus Dugaan Ijazah Palsu Milik Jokowi

AYOJAKARTA.COM – Perseteruan antara pendukung Jokowi dengan Roy Suryo CS dalam kasus dugaan Ijazah Palsu, hanya merupakan Collateral Damage atau dampak peristiwa utama.

Perdebatan demi perdebatan dari pihak Jokowi dan Roy Suryo yang mewarnai seputar ijazah palsu hingga meluas ke beranda politik, juga bagian dari dampak peristiwa.

Agar kasus dugaan ijazah palsu tidak terus menggema dan berpotensi merusak sendi negara, Jokowi perlu bertindak nyata sehingga membuat militansi pihak Roy Suryo mereda.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Jadikan Gigi Balang sebagai Ikon Betawi, Ternyata Punya Makna Filosofis Ini Loh

Telah berlangsung sejak tahun 2017 silam, kasus dugaan ijazah palsu milik Jokowi tidak seharusnya membuat rakyat Indonesia terus mengalami stagnasi persepsi.

Pernyataan terkait dengan kesempatan besar yang dimiliki oleh Jokowi tersebut, merupakan pandangan Profesor Hamid Awaluddin selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

“Semua yang terlibat ini turunan dari sisi Pak Jokowi, kalau dari awal membawa ijazahnya, selesai perkara, tidak ada yang akan bicara,” jelas Hamid.

Karena hingga saat ini fakta tersebut tidak pernah sekalipun mewujud, Hamid tidak menyalahkan jika polemik soal dugaan ijazah palsu masih terus berlanjut.

Alasan sebagai presiden yang sempat disampaikan Jokowi pada tahun 2017 saat kasus ini pertama kali mulai mencuat, menurut Hamid tidak lagi relevan.

Bukan lagi menjabat sebagai presiden, Jokowi menurut Hamid memiliki kesempatan untuk membuktikan pernyataannya saat pertama kali kasus ini kembali hangat.

Baca Juga: Kabar Gembira! Proses Pra Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 3 Sudah Dimulai - KPM Berpotensi Terima Rp 1,6 Juta

Perubahan narasi yang kemudian disampaikan Jokowi setelah purna tugas, dipandang Hamid sebagai penyebab permasalahan ini tidak menemui ujungnya.

“Yang dipersoalkan orang sekarang hanya satu, saya tidak mengatakan ijazahnya palsu, saya mempertanyakan kenapa tidak mempersempit ruang gerak penafsiran,” imbuhnya.

Perbedaan pernyataan Jokowi yang menyebut sosok Kasmudjo sebagai dosen pembimbing pada tahun 2017, dan dibantah pada 2025 merupakan dampak adanya ruang penafsiran.

Hamid menilai, psikologis publik sejatinya sudah merasa sangat terusik karena kasus dugaan ijazah palsu tidak berhenti mendatangkan polemik.

Selain karena telah menimbulkan sejumlah korban yang kebebasannya dibatasi oleh ruang sel tahanan, publik menurut Hamid juga telah menarik suatu kesimpulan.

Karena itu, Hamid berharap agar seluruh permasalahan yang timbul mengenai dugaan Ijazah Palsu tidak lagi terus menjadi sumber komoditi opini.

Langkah aktual yang dapat dilakukan oleh Jokowi sebagai seorang negarawan, agar tidak lagi merasa dirinya direndahkan oleh Roy Suryo Cs adalah dengan bersikap secara ksatria.

Cara paling mudah dan relevan untuk ditempuh sehingga tidak membuat publik berpolemik, adalah dengan menunjukkan ijazahnya ke hadapan publik. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Roy Suryo
# Dugaan Ijazah Palsu
# Jokowi

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.