GEGER! Ikut Tanggapi Kasus Anak Pejabat Pajak, Febri Diansyah Justru Dirujak Netizen: Apa kabar dengan Putri?

Febri Diansyah
Febri Diansyah

AYOJAKARTA.COM -- Sosok Febri Diansyah kuasa hukum Putri Candrawathi terpidana kasus pembunuhan Brigadir J rupanya ikut menanggapi kasus anak pejabat pajak yang tengah ramai saat ini.

Febri Diansyah yang merupakan mantan jubir KPK memberikan tanggapannya soal kasus anak pejabat pajak yang menganiaya seorang anak pejabat lain melalui akun media sosial Twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Febri Diansyah selain mendoakan kesembuhan korban, dirinya juga mempertanyakan kinerja KPK atas kecurigaan harta kekayaan ayah pelaku yang merupakan pejabat pajak.

Baca Juga: PANAS! Justice Collaborator Richard Eliezer Diterima, Febri Diansyah Pernah Beri Sindiran Menohok Begini

Kasus penganiayaan yang dilakukan sang anak tersebut memang membawa dampak bagi ayahnya yang bekerja di Dirjen Pajak dan diketahui memiliki harta kekayaan tak wajar.

Bahkan harta kekayaan milik sang ayah yang bernama Rafael Alun Trisambodo diketahui mencapai Rp 56 Miliar padahal posisinya hanya sebagai Kepala Bagian Umum Dirjen Pajak.

Kecurigaan masyarakat terhadap harta tak wajar milih Rafael Alun Trisambodo itupun sudah ditanggapi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani dengan tegas meminta pencopotan jabatan Rafael serta pemeriksaan harta miliknya dan melibatkan KPK.

Baca Juga: Salfok dengan Penampilan Febri Diansyah yang Kini Berkumis, Pegiat Sosial Jhon Sitorus: Bang, Rehatlah Sejenak

Ferbri Diansyah ikut tanggapi kasus anak pejabat pajak 

Bahkan KPK dikatakan Febri Diansyah sudah mendeteksi kejanggalan harta para pejabat melalui LHKPN sudah lama namun tidak lantas memproses secara hukum.

"Semoga David diberikan kekuatan, segera sembuh & pulih, serta proses hukum terhadap pelaku berjalan sebaik2nya. Terkait kekayaan ayah tersangka, yg jd pertanyaan Saya, jk KPK telah mendeteksi LHKPN tdk wajar sejak lama, kenapa tdk memproses scr hukum?" cuit Febri.

"Smg jajaran Kemenkeu dan DJP jg dpt menanggulangi situasi ini dg baik. Agar masalah perorangan tdk terlalu berdampak negatif pd institusi. Tdk berlebihan jk situasi ini disebut masuk kondisi krisis dlm komunikasi.@prastow," tambahnya.

Cuitan Febri pun mendapat berbagai macam tanggapan

Ada yang sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Febri, namun ada juga yang justru malah menyentilnya.

Baca Juga: Geger! Febri Diansyah Diseret Paksa Setelah Terbukti Rekayasa Cerita Hingga Sogok Jaksa, Benarkah?

"Katanya rekening tidak wajar itu sudah dari tahun 2012 dan sudah dilaporkan ke KPK.
Berarti termasuk di zamanmu juga bang Febri," tulis akun @El***il4.

Pertanyaan itupun masih ditanggapi oleh Febri.

"Ya bs jadi.. tinggal dicek di bag mana yg tdk menjalankan tugasnua dg baik," jawab Febri.

Cuitan lain pun malah menyentil dan menghubungkannya dengan kasus Putri Candrawathi yang ditanganinya saat ini.

"Apakabar dgn putri kasihan udh bayar kmu mahal² ga ada gunanya juga.. pengacara abal-abal," cuit akun @Kad*****orwa.

"Gak berminat jadi pengacaranya pak? Kan hampir mirip² juga ama sebelumnya," tulis akun @ek**ou.

"Gak tertarik jadi kuasa hukum Mario Dandy dan Agnes bang? Kayaknya lumayan kayak ngurusin PC kemarin deh," timpal akun @sar***us19.

Namun cuitan cuitan sentilan itu tak mendapat tanggapan dari Febri Diansyah.

Febri hanya membalas cuitan terkait KPK dimana dia pernah bekerja dan informasi yang diketahuinya.***(Rosandra Gisca Andyna)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuasa Hukum Putri Candrawathi
# pembunuhan Brigadir J
# anak pejabat pajak
# Febri Diansyah
# Rafael Alun Trisambodo
# Twitter
# KPK

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.