AYOJAKARTA.COM -– Nama Frank Hoogerbeets kembali menjadi perbincangan warganet di sejumlah belahan dunia.
Pasalnya, pada 27 Februari 2023 lalu Frank Hoogerbeets kembali merilis sebuah video berisi analisa kosmik dan potensi terjadinya gempa bumi.
Frank Hoogerbeets sempat menjadi sorotan dunia karena prediksinya tentang gempa bumi Turki terjadi dengan akurasi yang diakui warganet nyaris presisi.
Baca Juga: Blak-blakan Ahmad Dhani Tanggapi Soal Perjodahan El Rumi dan Fuji oleh Warganet, Dapat Restu?
Dalam video berdurasi kurang dari 6 menit tersebut, Frank Hoogerbeets mengawali narasi dengan memberikan pesan mengejutkan.
“Minggu pertama bulan Maret akan menjadi sangat kritis,” ujar peneliti asal Belanda yang tergabung dalam Solar System Geometry Survey atau SSGEOS.
Lebih lanjut, Frank kemudian memberikan sejumlah rangkuman peristiwa seismik yang terjadi di sejumlah belahan dunia.
“Magnitudo 6,1 di Jepang dan magnitudo 6,2 di wilayah New Britain, Papua Nugini,” imbuh Frank dalam video unggahannya.
Selanjutnya, Frank mulai membahas mengenai geometri planet yang bisa berdampak pada aktivitas seismik di planet bumi.
Menurut Frank, pada 2 Maret akan terjadi posisi yang sejajar antara planet Bumi, Venus serta Jupiter, menyusul kemudian Merkurius dan Saturnus.
Adanya konvergensi konjungsi dua planet dengan Bumi inilah yang akan menyebabkan situasi kritis dan menyebabkan aktivitas seismik, tambah Frank.
“Mungkin ada peristiwa seismik besar sebagai akibatnya, mungkin sekitar tanggal 3 atau tanggal 4 atau 6 dan 7 Maret 2023,” imbuh Fran dalam video.
Aktivitas seismik yang diperkirakan Frank berdasarkan analisa geometri, akan mengakibatkan terjadinya gempa berkekuatan 7 sampai 8 magnitudo.
Pola konvergen atau memusat dari rangkaian planet menurut Frank bukan hanya berpotensi menyebabkan satu aktivitas seismik, tapi bisa lebih.
Sehubungan dengan potensi-potensi tersebut, Frank kemudian menjelaskan tentang skenario yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Bahwa Rafael Alun Trisambodo Dapat Dipidanakan Terkait TTPU!
“Peristiwa seismik akan terjadi sekitar tanggal 3-4, dan beberapa peningkatan seismik pada tanggal 6-7 Maret yang bertepatan dengan bulan purnama,” jelasnya.
Meski tidak ada cara untuk bisa memastikan prediksi tersebut, Fran bersikeras bahwa pekan pertama bulan Maret akan sangat kritis.
“Mungkin akan ada peristiwa seismik dengan kekuatan lebih dari 7 dan bahkan 8 magnitudo,”terang Frank.
Baca Juga: AHY Sampaikan Ketetapan Hukum Demokrat Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024
Mengenai lokasi yang berpotensi mengalami dampak seismik, Frank kemudian menandai pantai barat Amerika Utara dan parit Kermadec serta wilayah Pasifik Barat.
“Dari Kamchatka, Kepulauan Kuril dan Jepang, Filipina, Sulawesi, Halmahera dan bahkan mungkin Laut Banda, Indonesia,” jelas Frank dalam videonya.
Meski demikian, Frank berulang kali menyebut bahwa analisa yang disampaikan masih bersifat kemungkinan.
Frank juga mengingatkan, bagi siapapun yang berada di daerah rawan gempa, harus memiliki kesiapan dalam melewatinya.
Baca Juga: Alhamdulillah! Bukan Hanya Bansos PKH yang Cair di Sejumlah Wilayah, Tapi Ada Bansos Lain, Apa Saja?
Demikian informasi Prediksi Gempa seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube SSGEOS pada Kamis, 2 Maret 2023. ***

Share this article
Frank Hoogerbeets menyebut jika pekan awal Maret akan ada potensi aktivitas seismik, ia juga menyebutkan dimana wilayahnya.