AYOJAKARTA.COM--DPD PDIP Provinsi Riau membantah Bupati Meranti Muhammad Adil, adalah kader partai.
Bantahan terkait beredarnya kabar bahwa Muhammad Adil seorang kader PDIP, disampaikan secara tegas oleh Ketua DPD PDIP Riau, Zukri Misran.
Alasan bantahan tersebut diungkapkan Zukri Miskan karena Muhammad Adil belum pernah mengikuti sekolah kaderisasi PDIP sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga (ART) partai.
"Muhammad Adil bukan kader PDIP karena belum pernah ikut sekolah kaderisasi PDIP," ujar Zukri Miskan dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV pada (8/4/2023).
Diketahui, pada Kamis 6 April 2023, Adil terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama 27 orang lainnya.
Bupati Meranti tersebut diduga melakukan tiga tindak pidana korupsi, yaitu menerima suap, memotong anggaran, dan menyuap.
Selain itu, kata Zukri indikasi Muhammad Adil bukan kader partai adalah tidak diundangnya ia dalam HUT PDIP ke 50. Hanya ada 4 kepala daerah di Riau yang diundang dalam HUT PDIP ke-50 pada bulan Januari lalu.
"Indikasi beliau bukan kader, di usia HUT ke -50 PDIP, ada 4 kepala daerah yang diundang yakni Bupati Belawan, Bupati Bengkalis, wakil bupati Rokan Huku dan wakil bupati Meranti. Justru wakil bupati Meranti, "tandasnya.
Baca Juga: Sempat Sebut Kemenkeu Iblis dan Kini Terkena OTT KPK, Siapa Sosok Muhammad Adil?
Selain itu, terkait kasus korupsi yang menjerat Muhammad Adil, PDIP tegas dukung KPK."Kami dukung penuh pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK, "kata Zukri.
Saat ini Bupati Meranti tersebut telah ditahan oleh KPK untuk penyelidikan lebih lanjut.

Share this article
Muhammad Adil belum pernah mengikuti sekolah kaderisasi PDIP sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga (ART) partai.