AYOJAKARTA.COM - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membantah tudingan tentang perbaikan jalan rusak di Provinsi Lampung karena kedatangan Presiden Joko Widodo yang akan melakukan kunjungan kerja.
Dalam bantahannya, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa jalan yang rusak tersebut telah disepakatinya bersama Staf Ahli untuk diperbaiki.
"Nggak ada di Provinsi Lampung itu jalan Nasional, jalan Provinsi dan Kabupaten. Mana jalan yang kurang bagus kita disepakati secara lisan pada waktu saya komunikasi sama staf ahli, " kata Arinal Djunaidi.
"Bagi saya, yang terpenting penanganannya. Tapi saat ini sudah ada sekian ruas jalan provinsi yang memang harus dikerjakan karena selesai tender," lanjutnya.
Di samping itu, Arinal Djunaidi juga menjelaskan bahwa dana perbaikan dan pembangunan ruas jalan tersebut sudah disediakan sebanyak Rp 750 miliar.
Adapun keterlambatan perbaikan ini dikarenakan tender untuk jalan tersebut baru selesai dirampungkan.
Oleh karena itu, proses tender ini memang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum adanya kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah.
"Sekarang ini kita sudah ada sejumlah ruas provinsi yang harus dikerjakan. Kita sudah menyiapkan anggaran Rp 750 miliar dalam rangka membangun jalan provinsi yang sudah kita anggap tidak bagus dan baru selesai tender," kata Arinal Djunaidi.
Baca Juga: Jalan Lampung Disulap Bak Kisah Roro Jonggrang, Jokowi Siap Ambil Alih Jika Pemda Tak Mampu Tangani!
Selanjutnya ia menjelaskan perbaikan jalan ini dilakukan bukan karena viral di media sosial ataupun rencana kedatangan Jokowi.
"Bukan karena ada apa-apa langsung begitu. Jadi ini murni sudah dalam proses," kata Arinal Djunaidi dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, Jumat (5/5/2023).
Sebagai informasi, pada Jumat 5 Mei 2023 Presiden Jokowi bersama rombongannya melakukan kunjungan kerja di Lampung terkait video viral jalan rusak di daerah tersebut.
Namun pada kunjungannya ini ia sengaja melewati jalan yang rusak agar bisa merasakan keluhan masyarakat.
Jokowi juga mengatakan bahwa jika pemda tidak bisa menangani perbaikan jalan yang rusak, maka akan diambil alih oleh Kementerian PUPR.***

Share this article
Terkait perbaikan jalan di Lampung yang terkesan dadakan karena ada kunjungan Jokowi dibantah tegas Arinal Djunaidi.