AYOJAKARTA.COM--Bakal calon Presiden (capres) Anies Baswedan telah menyampaikan pidato politiknya di hadapan para relawan.
Anies Baswedan menyampaikan pidato politik dalam acara deklarasi relawan di Tennis Indoor Senayan, pada Minggu, 7 Mei 2023.
Dalam pidatonya, Anies Baswedan telah menyampaikan beberapa hal dihadapan para relawan.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv pada Senin, 8 Mei 2023 berikut ulasannya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan bahwa terkait urusan material rakyat Indonesia tak perlu gentar.
Baca Juga: Anies Baswedan Mengajak Masyarakat Untuk Memilih Pemimpin yang Punya Rekam Jejak Baik, Siapakah Dia?
“kita tidak pernah gentar dengan ukuran material, kita akan tunjukkan kekuatan spiritual yang kita miliki,” ujarnya.
Dalam pidato politiknya yang membara itu, Anies menegaskan bahwa Pemilu yang akan datang bukanlah demi kepentingan pihak tertentu, melainkan demi nasib bangsa Indonesia.
“ini bukan tentang satu orang, ini bukan tentang satu partai ini adalah tentang nasib masa depan bangsa kita, dan anak-anak dari bangsa,” tegasnya.
Untuk itu, ia mengajak agar masyarakat Indonesia tetap menjaga kehormatan dan menyerukan persatuan serta menjunjung tinggi idealisme.
“kita jaga kemuliaan perjuangan ini, jaga kehormatan perjuangan ini kirimkan pesan-pesan yang mempersatukan, kirimkan pesan-pesan yang menunjukkan bahwa kami tidak jual murah idealisme itu, kami junjung tinggi idealisme itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Tanggapi Rumor Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming: Please, Umur Belum Cukup!
Ia juga menyampaikan, bahwa ia memiliki rekam jejak yang baik.
Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini merasa tidak perlu berbohong tentang rekam jejaknya.
“tunjukkan bahwa kita punya rekam jejak yang baik, punya rekam gagasan yang baik, punya rekam karya yang baik karena kita punya itu semua, kita tidak perlu berbohong,” ucapnya.
Dengan begitu ia dapat menunjukkan kenyataannya.
Baca Juga: Milenial Harus Tahu! Hasil Survei Elektabilitas 10 Sosok Bakal Cawapres 2024, Siapa Saja?
Ia juga menyampaikan bahwa jika rekam jejaknya memiliki masalah, maka di situ ada kebohongan.
“kita tunjukkan kenyataan, bila rekam jejak kita bermasalah, bila rekam gagasan kita bermasalah, bila rekam karya bermasalah baru di situ ada kebohongan-kebohongan,”katanya.***

Share this article
Anies menegaskan bahwa Pemilu yang akan datang bukanlah demi kepentingan pihak tertentu, melainkan demi nasib bangsa Indonesia.