AYOJAKARTA.COM - Baliho Anies Baswedan dan Anggota DPR Charles Meikyansah dilaporkan mengalami kerusakan dengan unsur kesengajaan.
Kerusakan baliho Calon Presiden Partai NasDem, Anies Baswedan tersebut diketahui pada Minggu (7/5/2023) saat Partai Nasdem mengantar rombongan Anies Baswedan ke bandara untuk kembali ke Jakarta.
Dewan Pimpinan Partai NasDem akhirnya melaporkan kejadian perusakan baliho Anies Baswedan tersebut ke pihak berwajib karena diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Ngaku Sempat Jadi Santri Gus Baha, Ganjar Pranowo Beri Pesan Ini pada Barisan Pendukungnya!
Menurut Wakil Ketua Bidang Sayap DPD Partai NasDem Jember David Handoko Seto, dalam pelaporan tersebut sudah disertakan bukti yang mendukung.
"Kami menyertakan bukti foto-foto di lokasi kejadian dan fotokopi pemesanan dan pemasangan banner maupun baliho tersebut," kata David Handoko Seto dikutip Ayojakarta.com dari Suaramalang.id, Kamis (11/5/2023).
David Handoko Seto berharap Polres Jember menyelidiki dan mengusut tuntas serta menangkap pelaku perusakan 20 baliho Anies Baswedan tersebut.
Baliho-baliho Anies Baswedan diketahui terpasang sepanjang jalan menuju Bandara Notohadinegoro, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Baca Juga: Kini Kritik Subsidinya, Anies Baswedan Pernah Bikin 2 Peraturan yang Dukung Mobil Listrik
Rusaknya baliho tersebut bertepatan satu hari setelah safari politik yang dilakukan Anies Baswedan di Jember.
Safari politik Anies Baswedan tersebut dilakukan pada Sabtu dan Minggu, 6-7 Mei 2023 lalu.
Dalam laporan yang diberikan, 20 baliho Anies Baswedan disebut mengalami rusak ringan hingga rusak berat mulai dari sobek hingga jebol.
Menurut David Handoko Seto ini sangat jelas dilakukan oleh pihak yang tidak suka dengan Anies Baswedan karena maju Pilpres 2024 mendatang.
"Ini jelas dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang tidak menginginkan Pak Anies maju jadi presiden. Mereka adalah orang-orang yang tidak punya nyali karena tidak berani menampakkan diri," ujarnya.
David Handoko Seto menyatakan bahwa NasDem dipastikan tidak akan membalas perlakuan serupa.
NasDem akan tetap tenang menghadapi kasus yang dianggap teror tersebut.
Baca Juga: Sandiaga Uno Jadi Cawapres Lagi? PKS Buka Pintu untuk Bareng Anies Baswedan
Pihaknya juga memastikan akan tetap berpolitik dengan baik serta memiliki etika dan seni tanpa menghancurkan siapapun.
Bahkan dari perusakan yangn dilakukan pihak tak bertanggung jawab tersebut, menurut David Handoko Seto berarti lawan sudah mulai keder memperhitungkan posisi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.
"Lawan hari ini sudah mulai keder," katanya.
NasDem berharap bahwa pelaku aksi tak bertanggung jawab tersebut dapat segera ditangkap.***

Share this article
Partai NasDem melaporkan aksi perusakan baliho Anies Baswedan di Jember Jawa Timur kepada pihak berwajib.