AYOJAKARTA.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Husein Ali Rafsanjani, Dosen Pelayanan Publik Negara (ASN) di Pangandaran.
Sebelumnya Husein menjadi perhatian publik dengan melaporkan dugaan pungli dalam dalam giat latsar, namun malah mendapatkan tidak menyenangkan dari berbagai pihak termasuk intimidasi.
Pertemuan Ridwan Kamil bersama dengan Husein Ali Rafsanjani tersebut dilakukan pada Rabu (10/5) di Gedung Sate, Bandung.
Dalam pertemuan itu, Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya sedang mencari solusi terbaik dan adil bagi semua pihak terkait masalah tersebut.
Dia juga menawarkan berbagai opsi karena selaku pegawai negeri sipil Hussein Ali membuat kasus ini semakin lebih terbuka dan harus segera di evaluasi.
"Kita berikan juga opsi-opsinya, karena beliau sudah PNS. Jadi PNS itu susah, kita cari solusi yang paling pas," ungkap Ridwan Kamil dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV pada(11/5/2023).
Sebelumnya, Hussein Ali melaporkan dugaan pemerasan dalam kegiatan diat latsar di Pangandaran.
Baca Juga: Kepala BKPSDM Sebut Guru Husein Ali Harusnya Tidak Lulus PNS Akibat Gangguan Jiwa
Namun, dia mengaku diancam dan diperas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Akhirnya, Hussein Ali memutuskan mundur dari ASN setelah kejadian tersebut.
Kasus Hussein Ali menyebar dengan cepat dan menarik perhatian banyak pihak, termasuk Gubernur Ridwan Kamil.
Selaku Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ingin menyelesaikan masalah ini dengan cara terbaik dan adil untuk semua yang terlibat.
Baca Juga: DEN Dorong Pemanfaatan BBG sebagai Energi Alternatif yang Bersih dan Terjangkau
Selain Ridwan Kamil, banyak juga netizen yang mendukung Hussein Ali dan menilai tindakannya itu benar.
Mereka mengatakan kasus itu harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.***

Share this article
Pertemuan Ridwan Kamil bersama dengan Husein Ali Rafsanjani tersebut dilakukan pada Rabu (10/5) di Gedung Sate, Bandung.