AYOJAKARTA.COM - Dalam sebuah acara silaturahmi yang digelar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kader dan organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tegas menyatakan dukungan mereka terhadap bakal calon presiden Anies Baswedan.
Dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal YouTube Metro TV, keputusan ini jelas menunjukkan perpecahan dalam partai tersebut, karena bertentangan dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat PPP yang dikeluarkan oleh Plt Ketua Umum PPP, Mardiono.
Dalam acara tersebut, kader PPP dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten hadir untuk menyampaikan dukungan mereka kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Baca Juga: Besok Tanggal Merah dalam Rangka Apa? 18 Mei 2023 Fix Libur Sekolah dan Kerja
Meskipun keputusan ini tidak sejalan dengan kebijakan partai, kader PPP dari berbagai daerah dengan gigih memperkuat pandangan mereka.
Dalam rangkaian acara tersebut, perwakilan kader dari berbagai daerah secara bergantian memberikan orasi dukungan untuk Anies Baswedan.
Mereka mengungkapkan keyakinan mereka bahwa Anies adalah sosok yang tepat untuk memimpin negara ke depan.
Mereka menyoroti kepemimpinan Anies di Provinsi DKI Jakarta yang dinilai berhasil dalam menangani berbagai persoalan, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Namun, dukungan ini menciptakan perpecahan internal di dalam PPP. Keputusan para kader ini berlawanan dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat PPP melalui Plt Ketua Umum PPP, Mardiono.
Keputusan partai tersebut adalah untuk mendukung calon presiden dari partai koalisi yang telah ditetapkan.
Diketahui bahwa PPP memutuskan untuk mendeklarasikan dukungannya pada Ganjar Pranowo beberapa hari pasca sang Gubernur Jawa Tengah dideklarasikan menjadi bakal Capres oleh PDIP. Acara dukungan tersebut dilaksanakan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dukungan kader PPP untuk Anies Baswedan dalam acara silaturahmi ini menjadi sorotan publik. Perpecahan ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan di dalam partai dan menimbulkan tanda tanya tentang kesatuan partai menjelang pemilihan presiden mendatang.
Baca Juga: Terancam Gagal? PA 212 Tolak Konser Coldplay Karena LGBT, Novel Bamukmin: Sesama Jenis Kok Kawin!
Akankah suara PPP menjadi terpecah atau justru bersatu pada salah satu calon? Masih belum ada kepastian di tubuh PPP, hal ini pun menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang koalisi dari PPP.
Sementara itu, kekuatan Anies Baswedan terlihat makin solid dengan adanya Pos Komando Rakyat atau Poskora yang didirikan oleh Jaringan Nasional (Jarnas) Anies Baswedan.
"Menurut kita sih yang punya peluang menjanjikan perubahan terhadap kondisi bangsa ini cuma Mas Anies," terang Fahmi Rosyadi selaku Koordinator Jarnas Jatim, Jateng, dan DIY.
Poskora adalah rumah tempat tinggal relawan yang menjadi titik pusat komando dan informasi terkait Anies Baswedan. Tercatat lebih dari 35 ribu Poskora telah didirikan di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.***

Share this article
Dalam sebuah acara silaturahmi yang digelar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kader PPP tegas dukung Anies Baswedan