AYOJAKARTA.COM – Setelah beredar isu bahwa ada upaya penjegalan Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024, kini terdapat isu mengenai partai pendukungnya.
Anies Baswedan merupakan bakal Capres 2024 yang diusung oleh koalisi partai perubahan yang terdiri dari partai Nasdem, Demokrat dan PKS.
Saat ini ada upaya pengambilalihan Partai Demokrat yang jika benar terjadi maka akan berpengaruh terhadap Anies Baswedan dalam pencapresan.
Baca Juga: Prinsip Anies Baswedan Ini yang Buatnya Nekat Jadi Modal Capres 2024, Apakah Itu?
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (30/5/2023), hal tersebut disampaikan oleh Pakar Hukum dan Tata Negara Denny Indrayana.
Diduga pihak yang ingin mengambil alih Partai Demokrat adalah Moeldoko dengan tujuan untuk menjegal Anies Baswedan agar tidak bisa maju menjadi Capres 2024.
“Kita melihat dengan jelas bahwa ada upaya untuk mengambil alih partai Demokrat,” kata Denny Indrayana.
Nyatanya hal semacam ini pernah terjadi di politik Indonesia pada tahun 1996 yaitu perebutan partai politik PDI oleh Suryadi kepada Megawati. Akibat insiden perebutan tersebut maka Megawati memilih untuk membentuk PDI Perjuangan.
Sedangkan Moeldoko merupakan Kepala Staf Presiden, dengan ini membuat Denny Indrayana bingung bagaimana seorang tangan kanan presiden bisa melakukan upaya mengambil alih sebuah partai.
Saat ini perkara mengenai kepemimpinan Partai Demokrat sedang sedang mengusulkan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan Peninjauan Kembali.
Meskipun MA belum memberikan keputusan untuk menyetujui adanya Peninjauan Kembali atau tidak tapi hal ini mengancam Anies Baswedan.
Partai Demokrat merupakan salah satu partai yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
Baca Juga: Tegas! Erick Thohir Berlakukan Sistem 1 KTP 2 Tiket Dalam Pertandingan Indonesia vs Argentina
Maka menurut Denny Indrayana jika nantinya Partai Demokrat berhasil diambil alih dan struktur kepengurusannya berubah maka akan ada dampak kepada Anies.
Ada kemungkinan struktur kepengurusan Partai Demokrat yang baru tidak mendukung Anies Baswedan maju sebagai Capres 2024.
“Di tengah kekhawatiran bahwa ada kaitannya dengan proses pencalonan presiden 2024 bahwa jika partai Demokrat berganti struktur kepengurusannya maka tidak aneh jika kemudianpreferensi deklarasi Capresnya berubah, tidak lagi ke bakal Calon Presiden Anies Baswedan,” ujar Denny Indrayana.
Meskipun Anies Baswedan kerap kali menduduki peringkat ke-3 dalam hasil survei sejumlah lembaga, tidak berarti Anies merupakan kandidat yang lemah.
Mengingat banyak rintangan yang harus dihadapi oleh Anies Baswedan yang dinilai sebagai upaya penjegalan agar Anies gagal menjadi Capres 2024.***

Share this article
Anies Baswedan merupakan bakal Capres 2024 yang diusung oleh koalisi partai perubahan yang terdiri dari partai Nasdem, Demokrat dan PKS.