AYOJAKARTA.COM - Viral Ketua RT Riang Prasetyo yang didemo pemilik ruko lantaran ia meminta bangunannya dibongkar.
Pasalnya, lahan ruko di daerah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara tersebut memakan bahu jalan hingga menutup saluran air.
Namun di sisi lain, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi malah membuat tanggapan yang menuai kritikan publik.
Baca Juga: Moeldoko Diisukan Ambil Alih Demokrat? Denny Indrayana: Ancam Pencapresan Anies Baswedan
Diketahui bahwa Heru Budi justu memberikan pernyataan seolah tidak peduli dengan permasalahan tersebut.
Ketua RT Riang Prasetyo hanya meminta agar ruko dibongkar kembali sehingga tidak memakan bahu jalan.
Saluran air di sekitarnya juga tidak tertutup oleh bangunan ruko.
Namun warga setempat malah mendemo, dan memprotes karena mengira Ketua RT Riang Prasetyo hendak menutup ruko tersebut.
Baca Juga: Bank BTN Raih Penghargaan Best Bank 2023
Ketua RT Riang Prasetyo menegaskan tuntutan pendemo tersebut tidak sama sekali berlandaskan alasan yang jelas.
"Saya sampaikan kepada yang demo-demo itu. Saya selaku ketua RT tidak berkepentingan terhadap apa yang mereka tuntut, saya pun nggak jelas," ujar Riang Prasetya dikutip melalui kanal YouTube KOMPASTV.
Sebagai Ketua RT, Riang Prasetya menyebut hanya meminta agar saluran air dikembalikan, bukan berarti menutup usaha ruko tersebut.
"Tapi yang pasti harus tahu saya selaku RT hanya meminta saluran air dikembalikan, bahu jalan dikembalikan. Kalau tidak ada dampaknya dengan mereka lalu apa, kecuali saya tutup usaha," jelas Riang Prasetya.
Baca Juga: Update Pengumuman OSN SMP 2023, Klik Link Pdf di Sini Untuk Cek Nama Peserta Lolos
"Tidak ditutup usahanya, gedungnya tidak dibongkar, yang dibongkar adalah saluran air dan bahu jalan. Itu harus dipahami," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Heru Budi malah menyebut bahwa persoalan lahan ruko yang menutup bahu jalan itu hanya urusan Riang Prasetya.
Publik mendengar itu menjadi geram, salah satu akun Twitter @PartaiSocmed turut memberikan kritikan.
"Halo Pak Heru. Coba lihat gambar peta diatas (before) dari BPN persil, bagian atas garis merah itu saluran drainase dan trotoar, seharusnya ruang kosong (warna biru tua)," tulis keterangan akun Twitter @PartaiSocmed.
"Sedangkan gambar bagian bawah (after) kondisi garis merah sudah tertutup oleh bangunan. Yakin itu urusan dia?" lanjutnya.
Warganet pun ikut memberi tanggapan yang menyudutkan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi tersebut.
Seolah power Heru seorang Gubernur masih kalah dengan power Riang yang hanya sebagai ketua RT.
"Yang powernya kecil tangguh dan bersemangat sekali, yang powernya besar malah ciut memalukan," dikutip dari akun @linkgadgets.
Tak sedikit yang memberikan tanggapan negatif atas pernyataan Heru Budi tersebut.
Baca Juga: Ditanya Soal Peluang Rujuk dengan Natasha Rizki, Begini Jawaban Desta
"Kacau gubernur giveaway ini, pak pak kalo ga mampu silahkan lambaikan tangan ke kamera aja pak," komentar akun @IdApaajah.
"Gak ada tanggung jawab ini sebagai atasan," ungkap akun @MusMust5818290.
"Yeehhhh dibantuin kerjaannya malah angkat tangan," kata akun @alisthaaa_.
Publik seolah kecewa dan tidak bisa menaruh harapan kepada Heru yang menjabat sebagai Gubernur.
"Apa yang bisa diharapkan dari gubernur give away," komentar akun @iyuth0827.
Beberapa diantaranya juga bahkan meminta agar Ketua RT Riang Prasetya yang dipromosikan agar menggantikan Heru.
"Pak RT langsung promosiin aja jadi Gubernur," kata akun @fesvite__.
"Keren RTnya daripada gubernur, bener-bener ga bener, huft kecewa," tulis akun @IlangAkune.***

Share this article
Viral ruko di daerah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara ini memakan bahu jalan hingga menutup saluran air sampai PJ Gubernur DKI berkomentar.