AYOJAKARTA.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi soal fenomena flexing keluarga pejabat di media sosial.
Menurutnya pamer kekayaan atau flexing itu bukanlah melanggar hukum, namun melanggar etika dan moral.
Mahfud berpendapat bahwa sesungguhnya sebelum ada hukum, ada nilai yang disebut dengan moral, kepantasan, dan budaya di Indonesia. Mahfud bilang aspek moral itu lebih tinggi dari hukum.
Baca Juga: Hari Raya Idul Adha 2023 Akan Ditetapkan Tanggal Berapa? Simak Penjelasan Kemenag Berikut Ini
"Ndak, flexing itu tidak melanggar hukum asal barangnya halal. Tetapi di melanggar moral, melanggar kepantasan, melanggar budaya juga di Indonesia, Hukum itu kan aturan. Di atas itu kan ada moral, sebelum jadi hukum ada moral, agama, etika," ujar Mahfud MD dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Rabu (31/5/2023).
Mahfud juga mengatakan bahwa orang yang hanya takut pada hukum akan cenderung ugal ugalan.
Oleh karenanya, untuk bisa tertib. Mahfud bilang seseorang harus takut pada hukum dan moral. Apalagi Pancasila sebagai dasar negara bukan hanya mengatur tentang hukum melainkan norma, budaya, dan etika.
"Kalau mau orang Indonesia itu baik, ya taati Pancasila itu bukan hanya hukumnya tetapi nilai-nilai etik, dan moral-moral yang lain," ujar Mahfud.
Baca Juga: Nindy Ayunda Penuhi Panggilan Polisi Untuk Kedua Kali, Diduga Sembunyikan Dito Mahendra
Lebih lanjut, dia menyinggung soal gaya flexing yang kerap kali dipamerkan oleh istri pejabat. Alih-alih ingin mendapatkan sesuatu menggunakan suaminya dengan cara flexing, justru membuat suaminya celaka dengan masalah hukum.
Mereka memanfaatkan suaminya untuk mencari sesuatu dengan cara tidak benar untuk dijadikan flexing. Dimana hal tersebut justru membuat suaminya terkena masalah hukum.
"Terkadang istri pejabat itu kadang berlebihan menggunakan suaminya untuk mencari sesuatu yang tidak benar lalu hanya untuk flexing, lalu suaminya terjepit di dalam tugasnya. Kalau celaka jadi masalah hukum," katanya.
Baca Juga: Terlihat Sembab! Inara Rusli Ungkap Alasan Sebenarnya, Bukan karena Menangisi Virgoun Tapi...
Kini, Gaya hidup mewah dan suka pamer para pejabat menjadi sorotan, bahkan membuat Presiden Jokowi turut kesal.
Sehingga Jokowi pun menyentil keras para jajarannya dan pejabat untuk tidak berlaku hedonis dan suka flexing di media sosial.***

Share this article
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi soal fenomena flexing keluarga pejabat