AYOJAKARTA.COM –- Belakangan ini santer kabar dugaan korupsi Aneka Tambang Tbk atau Antam.
Meski sebelumnya sudah sempat hening, kini tudingan korupsi Antam semakin kencang di media sosial.
Bahkan beberapa dugaan bukti kecurangan yang dilakukan oleh Antam semakin terkuak ke publik.
Tak tanggung-tanggung, rumor korupsi Antam ternyata banyak menyeret perusahaan lain terkait dengan manipulasi HS Code dan impor emas.
Beberapa bukti kecurangan salah satunya dibongkar oleh akun Instagram @azazeldiablos, dan melalui postingannya ia mengungkapkan cara bagaimana Antam menyedot uang negara.
Dalam postingan Instagram, akun tersebut mengunggah dugaan foto yang katanya berkaitan dengan praktik kotor perusahaan milik BUMN dengan PT Hartadinata Abadi Tbk dan relasinya.
“Eh barusan si Pablo nyamar jadi Vas Bunga, dapat Laporan lengkap terkait kasus korupsi impor emas itu hanya puncak gunung es,” begitu keterangan yang diunggah akun @azazeldiablos dikutip AyoJakarta.com pada Sabtu (10/6/2023).
Akun tersebut juga berani mengungkapkan secara gamblang soal transaksi antara Antam dengan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
“Ada transaksi impor emas, transaksi impor ke Antam dan HRTA,” sambungnya.
Dalam unggahannya terlihat seorang pria yang sedang menyusun emas batangan di salah satu ruangan.
Nampak dalam ruangan tersebut ada tulisan Hardinata di dinding yang yang terlihat juga dalam foto unggahan akun @azazeldiablos.
Dalam foto lainnya yang juga turut diunggah, terlihat banyak pria yang menyusun emas batangan dalam jumlah yang banyak.
Akun tersebut juga mengungkapkan bagaimana cara Antam dan HRTA menyedot uang negara yang diduga adanya praktik korupsi di dalamnya.
“Permainan oknum ANTAM & HRTA terkait kasus Impor Emas dengan cara mengubah HS Code. HS 7108.13.00 untuk emas bentuk setengah jadi dengan tariff BM 5% dimanipulasi dengan HS 7108.12.10 untuk emas batangan yang akan diolah kembali (dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan) dengan tarif BM 0%,” tulis aku @azazeldiablos dalam keterangan unggahan lain.
Baca Juga: Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Emas Antam, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai hingga Kemendag
“Dari permainan memanipulasi HS code out, Kerugian Negara tercatat sekitar 2,9 Triliun dan yang diuntungkan jelas adalah perusahaan importir emas (ANTAM & HRTA),” lanjutnya.
Sementara itu Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan sejumlah petinggi Antam dan Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (30/5/2023) lalu.
Langkah ini menjadi bagian dari penelusuran dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas dari tahun 2010 hingga 2022.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana melalui keterangan resminya menjelaskan bahwa ada beberapa saksi yang diperiksa.
Yakni MAA selaku General Manager PT Aneka Tambang dan penyidik Kejagung juga memeriksa petinggi PT Antam lainnya.
Salah satunya adalah ID yang menjabat sebagai General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam.
Kemudian ada MF yang menjabat sebagai Manager Finance Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam.
Serta MAK yang menjabat sebagai Trading and Service Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam dan AM yang menjabat sebagai Senior Vice President Internal Audit PT Antam.
Dalam dugaan kasus korupsi ini, penyidik Kejagung telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi termasuk kantor Bea Cukai.***(Sulistiyaningsih)

Share this article
Tak tanggung-tanggung, rumor korupsi Antam ternyata banyak menyeret perusahaan lain terkait dengan manipulasi HS Code dan impor emas.