AYOJAKARTA.COM -- Nama calon pendamping capres Anies Baswedan sampai dengan saat ini masih menjadi rahasia.
Meski sejumlah nama tokoh sempat mencuat ke permukaan, namun Anies Baswedan sendiri masih belum secara aklamatif mengumumkan.
Menjelang keberangkatannya ke tanah suci, kabar Yenny Wahid sebagai bacawapres pendamping Anies Baswedan kini muncul ke permukaan.
Kabar tersebut terhembus dari Effendy Choirie atau Gus Choi yang merupakan Ketua DPP Partai Nasdem.
Keinginan untuk memasukkan kader NU sebagai kandidat cawapres, menurut Gus Choi merupakan hasil kunjungan ke sejumlah tokoh.
“Kalau bisa Mas Anies ngajak wakil presidennya itu dari kader NU, semua kyai yang didatangi pesannya seperti itu,” ujar Gus Choi.
Terkait dengan pesan yang telah disampaikan sejumlah kyai NU, Gus Coy menyebut sejumlah kader-kader potensial NU.
Sebagaimana diketahui masyarakat, nama-nama seperti Mahfud MD, Khofifah, Kyai Said serta Cak Imin juga sempat mencuat sebagai kandidat.
Namun demikian Gus Choi menyebut putri Presiden Keempat Indonesia Abdurrahman Wahid sebagai figur yang dimaksud.
“Di NU itu banyak, salah satunya Mbak Yenny Wahid, karena itu kita lakukan komunikasi,” imbuh Effendy.
Selain masih muda, Gus Choi menjelaskan bahwa Yenny merupakan sosok yang memiliki kapasitas, potensial serta dinamis.
Terkait dengan nama calon wakil presiden yang akan menjadi pendamping Anies, Willy Aditya memberi tanggapan.
Menurut Ketua DPP Partai Nasdem tersebut, nama calon wakil presiden telah dikantongi oleh Anies Baswedan.
Nama tersebut, Willy menambahkan juga sudah disampaikan kepada Ketua Umum partai pendukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Namun demikian, berdasarkan keputusan bersama Willy tidak bisa memberikan informasi terkait dengan nama calon wakil presiden pendamping Anies.
Mengingat masih ada cukup waktu sampai 16 Juli 2023, Willy mengingatkan agar nama yang dimaksud tidak perlu tergesa-gesa untuk disampaikan.
“Momentum yang persis kapan itu diumumkan, tapi dateline-nya sudah ada, maksimal 16 Juli,” ujar Willy.
Willy menjelaskan yang perlu dilakukan dalam waktu dekat adalah menggelar rapat untuk menghadapi pemilu 2024.
Terkait dengan besarnya sumber daya yang dimiliki oleh kontestan lain, capres Anies Baswedan mengaku tidak merasa gentar.
Anies percaya niat baiknya untuk Republik Indonesia, bisa berjalan dengan baik karena didukung oleh orang-orang baik.
“Kita yakin dengan niat baik, berjalan bersama orang-orang baik, dengan tujuan baik, dengan dzikir kita ketuk dengan lebih keras pintu-pintu langit,” ujar Anies.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Kamis 22 Juni 2023 dari kanal Youtube Metro TV.***(Karseno AJ)

Share this article
Meski sejumlah nama tokoh sempat mencuat ke permukaan, namun Anies Baswedan sendiri masih belum secara aklamatif mengumumkan.