AYOJAKARTA.COM - Calon Presiden PDIP, Ganjar Pranowo mengunjungi kediaman Presiden ke-4 Indonesia, KH Abdurrahman Wahid.
Pertemuan Ganjar Pranowo dengan keluarga mendiang Gus Dur dilakukan di hari yang sama saat Partai Golkar serta PAN memberi dukungan kepada Prabowo Subianto.
Momen kunjungan Ganjar Pranowo ke Ciganjur, Jakarta Selatan bersamaan dengan dukungan kepada Prabowo Subianto dinilai sebagian kalangan dinilai memiliki muatan politis.
Terkait anggapan tersebut, Ketua Tim Koordinator Relawan Pemenangan Pilpres PDIP memberi tanggapan.
Menurut Ahmad Basarah, pertemuan Ganjar Pranowo ke kediaman Gus Dur tidak lain merupakan kunjungan yang memang sudah lama direncanakan.
“Rencana pertemuan Mas Ganjar dengan Ibu Sinta Abdurrahman Wahid dan Mbak Yenny, itu sudah diagendakan cukup lama,” ungkap Ahmad Basarah.
Adanya perbedaan kesibukan antara masing-masing tokoh, membuat pertemuan baru bisa terealisasi kemarin malam.
Lebih lanjut, Ahmad Basarah menambahkan bahwa pertemuan para tokoh tersebut bukanlah pertemuan yang sifatnya eksklusif.
“Pertemuan Mas Ganjar dengan Mbak Yenny, Ibu Sinta itu bukan pertemuan yang pertama kali,” imbuh Ahmad Basarah.
Baca Juga: Lempar Guyonan ke Yenny Wahid, Ganjar Pranowo Beri Kode Bakal Digandeng jadi Cawapres?
Ahmad Basarah mencatat ketiga tokoh tersebut sebelumnya sudah pernah melakukan sejumlah pertemuan.
Ketua Tim Koordinator Relawan PDIP berpendapat bahwa muatan pertemuan Ganjar Pranowo dengan Sinta Nuriyah serta Yenny Wahid adalah kunjungan kultural.
“Jadi saya kira itu semacam pertemuan kultural antara dua anak bangsa yang memang sama-sama concern terhadap masa depan bangsa,” jelas Ahmad Basarah.
Terlebih Yenny Wahid merupakan salah satu putri mendiang Gus Dur yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.
“Mas Ganjar juga dari keluarga, kalau dilihat dari latar belakang kakeknya adalah juga tokoh Nahdlatul Ulama di Purbalingga,” jelas Ahmad Basarah.
Baca Juga: Soal Cawapres Ganjar Pranowo Dipilih PDIP, Megawati: Saya Boleh Dong Pilih Sendiri
Menyikapi pernyataan Ahmad Basarah, Yenny Wahid mengakui bahwa hubungannya dengan Ganjar Pranowo memang sudah lama terjalin.
“Mas Ganjar itu teman saya sendiri, jadi bukan orang asing, sudah sering ketemu, beliau juga sering ke Ciganjur,” ungkap Yenny Wahid.
Dalam kapasitas sebagai pengelola Wahid institute, Yenny Wahid juga sering mendapat dukungan serta dorongan dari Ganjar Pranowo.
“Acara Haul Gus Dur juga beliau datang dalam kapasitas sebagai gubernur, beliau menjadi salah satu yang ikut berpartisipasi,” terang Yenny Wahid.
Baca Juga: Masa Jabatan Sebagai Gubernur Jateng Resmi Berakhir 5 September 2023, Begini Pesan Ganjar Pranowo
Terkait dengan kunjungan Ganjar Pranowo yang dilakukan mendekati masa Pemilu, Yenny Wahid memberi pernyataan.
Menurut Yenny Wahid, setiap calon presiden yang ingin melakukan kunjungan atau sowan ke Ibu Sinta Nuriyah mendapat porsi dan kesempatan sepadan.
“Jangankan Bacapres, masyarakat umum saja diterima,” pungkas Yenny Wahid dikutip Ayojakarta pada Selasa, 15 Agustus 2023 dari YouTube Kompas TV.***

Share this article
Berikut ini tanggapan Yenny Wahid terkait kunjungan Ganjar Pranowo ke kediaman Gus Dur yang menimbulkan polemik.