AYOJAKARTA.COM - Pengguna akun Twitter anonim menuduh nama Brigjen Herry Heryawan masuk dalam "Kaisar Ferdy Sambo dan Konsorsium 303", yang menjadi viral di media sosial.
Brigjen Herry Heryawan hanya salah satu dari banyak nama dalam tuduhan itu.
Meski unggahan diketahui hilang, tuduhan itu masih marak di dunia maya.
Baca Juga: Farel Prayoga Anak dari Biduan Dangdut? Ini Profil dan Biodatanya
Sudah diketahui bahwa nama-nama lainnya yang dimasukkan dalam unggahan tersebut.
Nama-nama tersebut adalah Irjen Fadil Imran, Irjen Nico Afinta, Irjen Suwondo Nainggolan, dan Irjen Adi Deriyan. Kemudian, ada juga Irjen Panca Putra, Kombes Pol Weynart Hutagalung, Kombes Taufik Herdiansyah Zelnardi, AKBP Ari Cahya Nugraha, dan AKBP Jerry Raymond Siagian.
Demikian seperti yang diberitakan AyoSurabaya.com dalam artikel "Profil Singkat Brigjen Herry Heryawan, Disempil Kekaisaran Ferdy Sambo".
Baca Juga: Biodata Lengkap Kamaruddin Simanjuntak: Agama hingga Riwayat Pendidikan
Profil dan Biodata Brigjen Herry Setiawan
Menyadur berbagai sumber, Herry besar di Ambon setelah terlahir pada 23 Febuari 1972. Ayahnya adalah anggota TNI-AD di Corps Polisi Militer di Kodam XVI/Pattimura.
Berkat ayahnya pula, Herry dikenal sebagai pribadi baik. Sejak kecil sang ayah selalu mengajarkan dan menekankan kedisiplinan kepadanya.
Dirinya menyelesaikan pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah di Ambon. Selepas itu, Herry Heryawan mendaftar menjadi calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Ternyata Paman Brigadir J? Kehebatannya Sebagai Pengacara Diakui Hotman Paris
Pendidikan Akpol diselesaikan dengan baik selama 3,5 tahun dan Herry Setiawan tercatat lulus pada tahun 1996.
Herry pun dikenal baik dalam mengatasi berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Namun prestasinya itu tak lain berkat berbagai tempaan di lapangan. Selain itu pemahamannya terus terbentuk lantaran pendidikan yang terus ditempuh.
Dia tercatat mengikuti berbagai pendidikan kejuruan, baik di dalam maupun di luar negeri.
Pendidikan kejuaran tersebut, seperti KIBI AKPOL (1996), Dan Pa Serse (1997), Lan Pa Serse (1999), KIBI PTIK (2001), Interpol Genocide Crime di Lyon Prancis (2004).
Kemudian Child Pornography Based on Computer di Hongkong (2004), International Law Enforcement Agency di Bangkok (2005), dan Computer Crime dan International Law Enforcement Agency di Rosswell, USA untuk program Post Management (2007).
Kini Brigjen Herry Heryawan tercatat sebagai seorang perwira bintang tinggi Polri sejak 1 Mei 2022 dan mengemban amanat sebagai Dirsidik Densus 88 Antiteror Polri.[*] (Dion Gumilar/AyoSurabaya.com)

Share this article
Pengguna akun Twitter anonim menuduh nama Brigjen Herry Heryawan masuk dalam "Kaisar Ferdy Sambo dan Konsorsium 303".